Orang Indonesia juga banyak yang kreatif...
Sekali lagi, lingkungan saja yang membedakan...

Contohnya, yang bikin detik.com... Seandainya dia bikin detik.com di amrik 
sana... saya yakin kelasnya bisa sebesar yahoo atau google karena pasarnya 
sedunia. Kalo bikin di Indonesia pasarnya sebatas di Indonesia saja... Orang 
amrik bikin sesuatu yang baru, langsung dengan mudah tersebar ke penjuru dunia. 
Orang Indonesia kreatif, nggak ada yang tau...

Jangan berfikir inferior ah... Semua ras itu sama... Yang membedakan itu 
lingkungan, fasilitas, dan terutama dana.
  ----- Original Message ----- 
  From: irsal imran 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, February 24, 2009 10:59 PM
  Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


  Kalau yang ini saya setuju.  Walaupun dianggap orang Western tidak pintar 
karena nilainya kebanyakan C daripada A, akan tetapi soal kreatifitas (yang 
mungkin bisa dihubungkan denga IQ) mereka memang jagonya.  Walaupun mereka 
misalnya punya kepintaran/pengetahuan  yang terbatas akan tetapi ide2 yang 
mereka hasilkan lebih baik dari orang2 Asia yang punya kepintaran lebih tinggi. 
 Kemampuan berpikir multi dimensi (out of the box) inilah yang membawa negara2 
barat melampaui prestasi negara2 lainnya dimana kalau soal kepintaran agar ide2 
mereka terlaksana, cukup dengan menghire orang2 Asia Timur yang nilai straight 
A, dan sebagian besar hasil jualan idenya masuk ke kantong sendiri....:).


  salam,

  -Irsal




------------------------------------------------------------------------------
  From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Tuesday, February 24, 2009 9:36:51 AM
  Subject: [indonesia] Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat

  > Yang terkenal suka dapat straight A, bukannya orang asia timur?

  Ada lho yang nulis buku berjudul begini:

  "Why Asians Are Less Creative than Westerners"

  Author: Ng Aik Kwang

  Bachelor of Arts, National University of Singapore
  Bachelor of Social Science, National University of Singapore
  Doctor of Philosophy, University of Queensland, Australia
  Postgraduate Diploma of Teaching in Higher Education, Nanyang
  Technological University, Singapore

  Rahasianya panjang dan terperinci serta kok rasanya cukup
  "demotivating" untuk dibeberkan di sini. Ya ya ya, tentu ada bias-bias
  dalam statistik seperti "White Raven", "Black Sawn", dan tak lupa
  those three kinds of lies: Lies, Damned Lies, Statistics..

  Salam,
  Andri

  -- 
  Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
  kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

  Info pengelolaan milis Indonesia next better :
  http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt


Kirim email ke