Apa untungnya menghina-hina bangsa sendiri? Bukan menambah semangat, malah 
melemahkan mental...
Mungkin maksudnya bagus, supaya mencontoh hal2 baik mereka. Tapi kalo 
kebablasan, bisa mengarah menjadi menghina bangsa sendiri.
Amit-amit jangan sampai kita jadi seperti Hanafi yang di novel "salah asuhan". 

----- Original Message ----- 
  From: irsal imran 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, February 25, 2009 10:14 PM
  Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


  Saya juga pernah kagum kepada orang2 Indonesia yang bergelut di bidang 
bisnis.  Waktu saya masih kerja di investment banking di Jakarta, mereka memang 
sangat2 kreatif dalam hal bagaimana melakukan manipulasi (mereka bilang 
Financial Engineering (rekayasa finance)) perusahaan bisa kelihatan bagus 
(tanpa harus mengandalkan jasa auditor) atau membuat perusahaan yang harus 
punya modal disetor sekian tanpa harus punya modal...atau lainnya.  Kalau 
dibanding dengan Wall Street, orang2 Wall Street yang kalau di Wall Street 
Journal dibilang The Smartest people in the world, aja nggak ada apa-apanya.  
Manipulasi di Wall Street hanyalah manipulasi "straight to the point" yang 
ditutupin sehingga tidak kelihatannya (dan juga harus kerja sama dengan 
auditir..dll).  Manipulasi di Indo..kita harus memutar otak dulu hanya untuk 
mengerti bahwa terjadi manipulasi.  Memang pernah dulu ada anak muda kerja di 
Wall Street yang melakukan schema transaksi yang mirip dengan yang dilakukan 
oleh para financial profesional di Indo sehingga bisa ngeruk uang puluhan 
juta..dan ketika ditangkap, orang2 Wall Street geleng2 kepala dan kagum, bilang 
bahwa si anak muda ini sangat jenius...:).


  salam,


  -Irsal




------------------------------------------------------------------------------
  From: Guntur Supriyadi <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Tuesday, February 24, 2009 10:06:41 PM
  Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


  "Lihat aja Microsoft pernah membeli situs dari negara dunia ketiga.."

  nah itu dia... kalo kreatifitas itu dibiarkan tetep di negara dunia ketiga 
jauh hasilnya dibanding kalo dibawa ke negara maju... Artinya orang-orang di 
negara dunia ketiga gak kalah kreatif... Cuma kalah lokasi saja...

  menganggap ras lain superior kan = menganggap ras sendiri inferior... gimana 
toh?

  Memang sekarang ini abadnya orang bule... Orang bule berjaya... Bukan karena 
ras mereka lebih unggul... Memang ini abad mereka...
  Jaman dulu juga Peradaban Mesir berjaya, Peradaban Cina berjaya, Jepang, 
Ottoman... 
  Roda zaman selalu berputar...

  Ada yang bilang, sekarang pendulum sedang mengayun ke Asia...

  ----- Original Message ----- 
    From: irsal imran 
    To: [email protected] 
    Sent: Wednesday, February 25, 2009 8:39 AM
    Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


    Bukan inferior mas...ini dari pengamatan berdasarkan pengalaman hidup dan 
kerja bertahun2 baik di Indo maupun di amerika.  Saya pernah dikasih tahu juga 
ama teman di Indo bahwa acara TV Indo creatif2.  Tapi ketika saya lihat 
ternyata acara yang dibilang kreatif adalah nyontek dari acara tv di amrik...:).
    Sebetulnya kalau masalah web site justru udah jadi komodity dunia.  Lihat 
aja Microsoft pernah membeli situs dari negara dunia ketiga..saya lupa 
namanya..kalau memang dibilang kreatif dan (yang paling penting) bernilai jual.
      


    salam,


    -Irsal




----------------------------------------------------------------------------
    From: Guntur Supriyadi <[email protected]>
    To: [email protected]
    Sent: Tuesday, February 24, 2009 8:40:46 PM
    Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


    Orang Indonesia juga banyak yang kreatif...
    Sekali lagi, lingkungan saja yang membedakan...

    Contohnya, yang bikin detik.com... Seandainya dia bikin detik.com di amrik 
sana... saya yakin kelasnya bisa sebesar yahoo atau google karena pasarnya 
sedunia. Kalo bikin di Indonesia pasarnya sebatas di Indonesia saja... Orang 
amrik bikin sesuatu yang baru, langsung dengan mudah tersebar ke penjuru dunia. 
Orang Indonesia kreatif, nggak ada yang tau...

    Jangan berfikir inferior ah... Semua ras itu sama... Yang membedakan itu 
lingkungan, fasilitas, dan terutama dana.
      ----- Original Message ----- 
      From: irsal imran 
      To: [email protected] 
      Sent: Tuesday, February 24, 2009 10:59 PM
      Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


      Kalau yang ini saya setuju.  Walaupun dianggap orang Western tidak pintar 
karena nilainya kebanyakan C daripada A, akan tetapi soal kreatifitas (yang 
mungkin bisa dihubungkan denga IQ) mereka memang jagonya.  Walaupun mereka 
misalnya punya kepintaran/pengetahuan  yang terbatas akan tetapi ide2 yang 
mereka hasilkan lebih baik dari orang2 Asia yang punya kepintaran lebih tinggi. 
 Kemampuan berpikir multi dimensi (out of the box) inilah yang membawa negara2 
barat melampaui prestasi negara2 lainnya dimana kalau soal kepintaran agar ide2 
mereka terlaksana, cukup dengan menghire orang2 Asia Timur yang nilai straight 
A, dan sebagian besar hasil jualan idenya masuk ke kantong sendiri....:).


      salam,

      -Irsal




--------------------------------------------------------------------------
      From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
      To: [email protected]
      Sent: Tuesday, February 24, 2009 9:36:51 AM
      Subject: [indonesia] Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat

      > Yang terkenal suka dapat straight A, bukannya orang asia timur?

      Ada lho yang nulis buku berjudul begini:

      "Why Asians Are Less Creative than Westerners"

      Author: Ng Aik Kwang

      Bachelor of Arts, National University of Singapore
      Bachelor of Social Science, National University of Singapore
      Doctor of Philosophy, University of Queensland, Australia
      Postgraduate Diploma of Teaching in Higher Education, Nanyang
      Technological University, Singapore

      Rahasianya panjang dan terperinci serta kok rasanya cukup
      "demotivating" untuk dibeberkan di sini. Ya ya ya, tentu ada bias-bias
      dalam statistik seperti "White Raven", "Black Sawn", dan tak lupa
      those three kinds of lies: Lies, Damned Lies, Statistics..

      Salam,
      Andri

      -- 
      Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
      kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan 
akhirat.

      Info pengelolaan milis Indonesia next better :
      http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt






Kirim email ke