Bukan inferior mas...ini dari pengamatan berdasarkan pengalaman hidup dan kerja 
bertahun2 baik di Indo maupun di amerika.  Saya pernah dikasih tahu juga ama 
teman di Indo bahwa acara TV Indo creatif2.  Tapi ketika saya lihat ternyata 
acara yang dibilang kreatif adalah nyontek dari acara tv di amrik...:).
Sebetulnya kalau masalah web site justru udah jadi komodity dunia.  Lihat aja 
Microsoft pernah membeli situs dari negara dunia ketiga..saya lupa 
namanya..kalau memang dibilang kreatif dan (yang paling penting) bernilai jual.
  


salam,


-Irsal




________________________________
From: Guntur Supriyadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 24, 2009 8:40:46 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat


Orang Indonesia juga banyak yang kreatif...
Sekali lagi, lingkungan saja yang membedakan...
 
Contohnya, yang bikin detik.com... Seandainya dia bikin detik.com di amrik 
sana... saya yakin kelasnya bisa sebesar yahoo atau google karena pasarnya 
sedunia. Kalo bikin di Indonesia pasarnya sebatas di Indonesia saja... Orang 
amrik bikin sesuatu yang baru, langsung dengan mudah tersebar ke penjuru dunia. 
Orang Indonesia kreatif, nggak ada yang tau...
 
Jangan berfikir inferior ah... Semua ras itu sama... Yang membedakan itu 
lingkungan, fasilitas, dan terutama dana.
----- Original Message ----- 
From: irsal imran 
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, February 24, 2009 10:59 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat

Kalau yang ini saya setuju.  Walaupun dianggap orang Western tidak pintar 
karena nilainya kebanyakan C daripada A, akan tetapi soal kreatifitas (yang 
mungkin bisa dihubungkan denga IQ) mereka memang jagonya.  Walaupun mereka 
misalnya punya kepintaran/pengetahuan  yang terbatas akan tetapi ide2 yang 
mereka hasilkan lebih baik dari orang2 Asia yang punya kepintaran lebih 
tinggi.  Kemampuan berpikir multi dimensi (out of the box) inilah yang membawa 
negara2 barat melampaui prestasi negara2 lainnya dimana kalau soal kepintaran 
agar ide2 mereka terlaksana, cukup dengan menghire orang2 Asia Timur yang nilai 
straight A, dan sebagian besar hasil jualan idenya masuk ke kantong 
sendiri....:).


salam,

-Irsal




________________________________
From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 24, 2009 9:36:51 AM
Subject: [indonesia] Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat

> Yang terkenal suka dapat straight A, bukannya orang asia timur?

Ada lho yang nulis buku berjudul begini:

"Why Asians Are Less Creative than Westerners"

Author: Ng Aik Kwang

Bachelor of Arts, National University of Singapore
Bachelor of Social Science, National University of Singapore
Doctor of Philosophy, University of Queensland, Australia
Postgraduate Diploma of Teaching in Higher Education, Nanyang
Technological University, Singapore

Rahasianya panjang dan terperinci serta kok rasanya cukup
"demotivating" untuk dibeberkan di sini. Ya ya ya, tentu ada bias-bias
dalam statistik seperti "White Raven", "Black Sawn", dan tak lupa
those three kinds of lies: Lies, Damned Lies, Statistics..

Salam,
Andri

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt


      

Kirim email ke