memang mental infererior yg perlu dikikis habis dalam diri kita ,
masalah materi atau kesejahteraan khan akarnya dari otak kita yang
informasi genetik nya dibuat jadi inferior :-) ...
karena itu genetic defect nya harus dibuang dulu dari bangsa ini , dan
karena genetic defect tersebut bisa diperbaiki dengan 'informasi' ya mari
kita lakukan genetic transfer utk memperbaiki genetic defect yg
ditimbulkan Belanda dan Inggris di masa lalu =))
"free to speak my mind anywhere "
On Fri, 27 Feb 2009, irsal imran wrote:
Nah sekarang pertanyaannya, apakah setelah 65 tahun merdeka dari belanda, "mental budak", "mental
>inlander", "mental bangsa terjajah" atau??apapun itu, masih ada di dalam diri kita???
Bung Yorga,
Wah jangan ngejelekin bangsa sendiri dong...:).
Walapun memang mungkin ada mental budak, tapi saya pikir lebih banyak ke
masalah materi dan kesejahteraan.?? Saya waktu di Bandung dulu kalau jalan
bareng temen dari Jakarta suka ngerasa..kok kalau saya bilang dari Palembang,
jawabannya ..oh Palembang...tapi kalau teman saya bilang dari
Jakarta..wow..anak jakarta dan mereka lebih akrab ke yang dari Jakarta...:).??
So no wonder waktu dulu kayaknya anak2 jakarta di bandung kelihatannya
sombong..:).
Saya pernah dikirim satu institusi amerika bareng temen orang itam ke Korea
untuk berhadapan dengan orang Korea yang levelnya cukup tinggi dan kita
diperlakukan dengan (kalau saya bilang) agak berlebihan.?? Teman saya si Itam
ini yang baru pertama ke luarnegeri senangnya bukan main dan ngoceh terus..wah
orang Korea ramah..kalau kita ngomong benar2 diperhatiin..dl..dll.?? Saya yang
tahu kondisi cuman senyum dalam hati sambil berkata dalam hati untung si Korea
ini nggak tahu saya dari Indo, kalau nggak mereka meungkin ngomong sambil
berkacak pinggang..:).?? Begotu juga pengalaman2 saya ke negara2 lain, kalau
mereka lihat pakai pasport biru bergambar burung elang..perlakuan mereka pasti
beda.?? Tapi saya nggak mengeneralisir..misalnya kalau paspor itu dilihat oleh
orang Arab..mungkin langsung disekap..:).
salam,
-Irsal
________________________________
From: yorga effendi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 26, 2009 7:34:12 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
abang irsal,
Nah sekarang pertanyaannya, apakah setelah 65 tahun merdeka dari belanda, "mental budak",
"mental inlander", "mental bangsa terjajah" atau??apapun itu, masih ada di dalam diri
kita???
You know the answer :-)
best regards,
Yorga
________________________________
From: irsal imran <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 26, 2009 3:13:12 AM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Iya deh..baiknya kalau cerita Indo harusnya kayak yang saya quote dari
messagenya Cak Andri..:)
........................................................., tidak mungkin bangsa
kita sekarang berada di posisi terhormat dunia, dari sisi moral,
etika, teknologi dan pencapaian luhur kemanusiaan, dan menjadi contoh
dunia sebagai bangsa dengan angka kemiskinan terendah, berteknologi
tinggi, bebas korupsi, menjunjung tinggi kesetaraan ras, suku, agama,
dan jender, dan menjadi tonggak nyata bagi peradaban yang penuh
perdamaian.
..kemudian tercium bau makanan. Dengan lembut pramugari membangunkan
saya. "Bapak mau makan apa?????"
salam,
-Irsal
________________________________
From: Guntur Supriyadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 25, 2009 11:38:38 AM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Apa untungnya menghina-hina bangsa sendiri? Bukan menambah semangat, malah
melemahkan mental...
Mungkin maksudnya bagus, supaya mencontoh hal2 baik mereka. Tapi kalo
kebablasan, bisa mengarah menjadi menghina bangsa sendiri.
Amit-amit jangan sampai kita jadi seperti??Hanafi yang di novel "salah asuhan".
??
----- Original Message -----
From: irsal imran
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 25, 2009 10:14 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Saya juga pernah kagum kepada orang2 Indonesia yang bergelut di bidang bisnis.?? Waktu
saya masih kerja di investment banking di Jakarta, mereka memang sangat2 kreatif dalam
hal bagaimana melakukan manipulasi (mereka bilang Financial Engineering (rekayasa
finance)) perusahaan bisa kelihatan bagus (tanpa harus mengandalkan jasa auditor) atau
membuat perusahaan yang harus punya modal disetor sekian tanpa harus punya modal...atau
lainnya.?? Kalau dibanding dengan Wall Street, orang2 Wall Street yang kalau di Wall
Street Journal dibilang The Smartest people in the world, aja nggak ada apa-apanya.??
Manipulasi di Wall Street hanyalah manipulasi "straight to the point" yang
ditutupin sehingga tidak kelihatannya (dan juga harus kerja sama dengan auditir..dll).??
Manipulasi di Indo..kita harus memutar otak dulu hanya untuk mengerti bahwa terjadi
manipulasi.?? Memang pernah dulu ada anak muda kerja di Wall Street yang melakukan schema
transaksi yang mirip dengan
yang dilakukan oleh para financial profesional di Indo sehingga bisa ngeruk
uang puluhan juta..dan ketika ditangkap, orang2 Wall Street geleng2 kepala dan
kagum, bilang bahwa si anak muda ini sangat jenius...:).
salam,
-Irsal
________________________________
From: Guntur Supriyadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 24, 2009 10:06:41 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
"Lihat aja Microsoft pernah membeli??situs dari negara dunia ketiga.."
nah itu dia... kalo kreatifitas itu dibiarkan tetep di negara dunia ketiga jauh
hasilnya dibanding??kalo dibawa ke negara maju... Artinya orang-orang di negara
dunia ketiga gak kalah kreatif... Cuma kalah lokasi saja...
??
menganggap ras lain superior kan = menganggap ras sendiri inferior... gimana
toh?
??
Memang sekarang ini abadnya orang bule... Orang bule berjaya... Bukan karena
ras mereka lebih unggul... Memang ini abad mereka...
Jaman dulu juga Peradaban Mesir berjaya, Peradaban Cina berjaya, Jepang, Ottoman...
Roda zaman selalu berputar...
??
Ada yang bilang, sekarang pendulum sedang mengayun ke Asia...
??
----- Original Message -----
From: irsal imran
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 25, 2009 8:39 AM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Bukan inferior mas...ini dari pengamatan berdasarkan pengalaman hidup dan kerja
bertahun2 baik di Indo maupun di amerika.?? Saya pernah dikasih tahu juga ama
teman di Indo bahwa acara TV Indo creatif2.?? Tapi ketika saya lihat ternyata
acara yang dibilang kreatif adalah nyontek dari acara tv di amrik...:).
Sebetulnya kalau??masalah web site justru udah jadi komodity dunia.?? Lihat aja
Microsoft pernah membeli??situs dari negara dunia ketiga..saya lupa
namanya..kalau memang dibilang kreatif dan (yang paling penting) bernilai jual.
????
salam,
-Irsal
________________________________
From: Guntur Supriyadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 24, 2009 8:40:46 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Orang Indonesia juga banyak yang kreatif...
Sekali lagi, lingkungan saja yang membedakan...
??
Contohnya, yang bikin detik.com... Seandainya dia bikin detik.com di amrik
sana... saya yakin kelasnya bisa sebesar yahoo atau google karena pasarnya
sedunia. Kalo bikin di Indonesia pasarnya sebatas di Indonesia saja... Orang
amrik bikin sesuatu yang baru, langsung dengan mudah tersebar ke penjuru dunia.
Orang Indonesia kreatif, nggak ada yang tau...
??
Jangan berfikir inferior ah... Semua ras itu sama... Yang membedakan itu
lingkungan, fasilitas, dan terutama dana.
----- Original Message -----
From: irsal imran
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 24, 2009 10:59 PM
Subject: [indonesia] Re: Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Kalau yang ini saya setuju.?? Walaupun dianggap orang Western tidak pintar
karena nilainya kebanyakan C daripada A, akan tetapi soal kreatifitas (yang
mungkin bisa dihubungkan denga IQ) mereka memang jagonya.?? Walaupun mereka
misalnya punya kepintaran/pengetahuan ??yang terbatas akan tetapi ide2 yang
mereka hasilkan lebih baik dari orang2 Asia yang punya kepintaran lebih
tinggi.?? Kemampuan berpikir multi dimensi (out of the box) inilah yang membawa
negara2 barat melampaui prestasi negara2 lainnya dimana kalau soal kepintaran
agar ide2 mereka terlaksana, cukup dengan menghire orang2 Asia Timur yang nilai
straight A, dan sebagian besar hasil jualan idenya masuk ke kantong
sendiri....:).
salam,
-Irsal
________________________________
From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 24, 2009 9:36:51 AM
Subject: [indonesia] Rahasia "Kekreatifan" Orang Barat
Yang terkenal suka dapat straight A, bukannya orang asia timur?
Ada lho yang nulis buku berjudul begini:
"Why Asians Are Less Creative than Westerners"
Author: Ng Aik Kwang
Bachelor of Arts, National University of Singapore
Bachelor of Social Science, National University of Singapore
Doctor of Philosophy, University of Queensland, Australia
Postgraduate Diploma of Teaching in Higher Education, Nanyang
Technological University, Singapore
Rahasianya panjang dan terperinci serta kok rasanya cukup
"demotivating" untuk dibeberkan di sini. Ya ya ya, tentu ada bias-bias
dalam statistik seperti "White Raven", "Black Sawn", dan tak lupa
those three kinds of lies: Lies, Damned Lies, Statistics..
Salam,
Andri
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt