Mencari dollar vs integrity Mungkin ga ada yang meragukan kecerdasan MZ. Tapi perlu diingat cerdas aja ga cukup.
Gapapa ITB kalah dalam mencium bau dollar, saya tetap berharap sebagai institusi pendidikan tetap mengedepankan integrity. Sekarang kita sebagai mau lebih mem-value yang mana? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Harlizon MBAu <[email protected]> Date: Wed, 28 Apr 2010 11:05:51 To: <[email protected]> Subject: [indonesia] MZ Itu Orang Pintar: Mau Ditawarkan Membuat Semacam IEEE/IET Masih ingat dengan kisah plagiarisme yang membuat ITB lebih terkenal baru-baru ini? Bukan saja di institusi pendidikan, ternyata kisah tersebut jadi perbincangan hangat di kalangan usahawan. Pasalnya, mereka mencium bau dolar jika MZ dapat didayagunakan sebagai ladang… “MZ itu orang pintar!”, kata mereka. ”Jika bisa membobol, berarti lebih pintar dari yang dibobol! Sangat jelas dia tahu kelemahan-kelemahan lembaga yang di bobolnya. Ini juga berarti dia berpotensi untuk dapat membuat lembaga tandingan yang lebih tahan bobol dari yang dibobolnya. Nah, disini ladangnya,” ungkap mereka.memberikan alasan. ”Promosinya juga jauh lebih cepat, mudah dan murah. Kan MZ sudah terkenal. Lembaga barunya bisa bernama “EASE (Engineering and Applied Science Experts)”, oke kan!”, kata mereka sambil ketawa. “Motto-nya bisa “Anti-Cracked Institute” managed by “ex-IEEE/IET crack- expert”, lanjut yang lain memeriahkan suasana. “Dolar nih, dolar nih! Ini salah satu solusi krismon”, sambung yang lain memberi semangat. Tidak jelas apakah ide EASE ini kemudian benar-benar akan mereka implementasikan. Jika ya, sepertinya ITB kalah langkah dari mereka dalam mencium bau dolar.
