Sangat mudah bagi yang berkecukupan untuk beralih dari motor atau mobil berbahan bakar bensin ke sepeda atau mobil dengan tenaga listrik, dengan kata lain mereka tinggal beli bila mau.
Namun tidak demikian bagi mereka yang serba pas-pasan. Punya motorpun cuma satu hasil kreditan dan digunakan untuk bekerja dan selepas kerja ngojek. Kalaupun punya mobil, mobilpun sudah berumur tua dan itu dipakai sebagai modal usaha. Saran itu mirip dengan bahasa salah seorang pejabat negara kita yang pernah mengatakan "Kalau tidak mampu beli minyak, ya gunakanlah kayu bakar". Itu adalah ucapan yang menyakitkan bagi sebagian kalangan. Kalau kita amati, justeru yang paling merasakan dampak tidak enaknya akibat kenaikan harga BBM ini adalah kaum ekonomi lemah. Bagi mereka yang berkecukupan, mereka relative lebih aman. Bagi pengusaha mereka tinggal menaikkan harga produknya, bagi saudagar mereka tinggal menaikkan harga barang dagangannya. Bagaimana dengan kaum buruh, kuli, dan pekerja informal lainnya? Mungkinkah mereka minta untuk gajih atau upahnya dinaikkan? guna mengimbangi naiknya harga kebutuhan hidupnya sebagai dampak dari naiknya harga BBM? Haruskah mereka selalu berdemonstrasi? Dan itu cara yang paling dapat mereka lakukan. Bagaimana dengan BLT? BLT tak bedanya dengan ponstan, penghilang sakit sesaat. Maka sangat diharapkan, para petinggi pengambil kebijakan dinegara kita ini memiliki empati. Mas Nizami, Sorry, komentar saya ini tidak bermaksud mengecilkan arti info yang Anda sampaikan. Wassalam Hamami -----Original Message----- From: A Nizami [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, June 02, 2008 12:37 PM To: is-lam Subject: [is-lam] 1 Km hanya Rp 10 - Sepeda dan Mobil Listrik Solusi HematBBM Dengan meroketnya BBM semakin besar pula pengeluaran untuk perjalanan anda. Bayangkan, jika sehari anda bepergian 40 km pulang pergi, jika memakai mobil anda harus mengeluarkan 5 liter bensin (untuk jakarta yang macet 1:8 itu cukup bagus) atau Rp 30 ribu sehari. Sedang untuk motor Rp 6.000. Dalam setahun anda menghabiskan Rp 10,8 juta untuk Bensin Mobil atau Rp 2,1 juta untuk bensin motor. Yang jadi solusi untuk perjalanan dalam kota adalah kendaraan listrik. Ada sepeda dan mobil listrik. Untuk sepeda anda cukup mengeluarkan Rp 100 untuk setiap 10 km. Jadi anda hanya mengeluarkan Rp 400 jika naik sepeda listrik setiap hari atau Rp 144 ribu dalam setahun. Untuk mobil anda mengeluarkan rp 100 untuk setiap 1 km. Anda hanya mengeluarkan Rp 4.000 setiap hari atau Rp 1,44 juta dalam setahun. Anda bisa menghemat Rp 9 juta lebih setahunnya! Sepeda ListrikKecepatan untuk sepeda listrik bisa mencapai 40 km/jam. Sementara untuk mobil listrik yang murah (Marlip/Reva) sekitar 80 km dengan jangkauan sekitar 80 km. Kalau mobil listrik (Molis) yang mahal seperti Tesla bahkan sampai 201 km/jam. Untuk jangkauan, mobil listrik umumnya sekitar 80-120 km. Tapi yang sampai 640 km juga ada. Mengenai harga untuk sepeda listrik antara Rp 2 juta – 6 juta. Ada pun mobil listrik antara Rp 60 juta sampai milyaran juga ada...:) Lama waktu charge untuk molis Reva 2,5 jam (80%) dan 8 jam untuk 100% full. Baca artikel selanjutnya dan gambar mobil listrik yang bisa melesat hingga 201 km/jam di: http://infoindonesia.wordpress.com === Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau http://syiarislam.wordpress.com _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server01.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server01.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
