Om, nyantainya juga sama-sama donk. Mosok yang golput dan yang tidak memilih SBY-BOEDIONO kok seakan trus dianggap sebagai free-rider (penikmat) saja :-)
2 temen saya dokter, selalu golput. Tapi dia punya lembaga pelayanan pengobatan gratis. Tiap hari sekitar 50-100 orang - kebanyakan kalangan tidak mampu - diperiksa dan diberi obat gratis-tis. Musim liburan ini juga ngadakan sunnatan massal gratis-tis juga, sekitar 600-800 anak-anak - biasanya dari kalangan tidak mampu - disunat, biasanya juga ditambahi dikasih sarung sama bingkisan. Om, apa karena golput trus amal yang begituan tidak layak dihitung sebagai tindakan memakmurkan negeri ini tho? Ngingeten lho Om, Umar tuh sebagai penguasa sangat gelisah dan akhirnya sering meronda kesana kemari. Beliau begitu, takut kalau-kalau Allah akan meminta pertanggungan jawab bahkan ketika ada keledai yang mati di daerah kekuasaannya. Salam hangat B. Samparan --- On Thu, 7/9/09, Yandi Dwiputra F <[email protected]> wrote: From: Yandi Dwiputra F <[email protected]> Subject: Re: [Is-lam] Bls: Fw: PEMULUNG NAIK KRL UNTUK MENGUBUR ANAKNYA To: [email protected] Date: Thursday, July 9, 2009, 4:03 PM hehehe....santai aja dong kang jangan terlalu semangat...... yah masak sih kang kita gak ikut merasakannya apabila misalnya nanti keadaan ekonomi kita semakin membaik, harga sembako semakin murah, pendidikan dan kesehatan gratis, trasnportasi membaik, keamanan relatif stabil, dll........
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
