Sekelompok simpatisan yg memilih tokoh krn didasarkan pada kesuksesan
tokoh tsb dalam pencitraan dirinya maka sama artinya mereka membiarkan
dirinya dalam keadaan takabur.
Begitu juga dengan sekelompok simpatisan yg memilih didasarkan pada
penilaian ABS ( Asal Bukan SBY)... sama-sama takabur juga... :)

Seorang pengikut sejati tentu menghendaki seorang pemimpin sejati
pula. Untuk mengetahui kesejatian seorang pemimpin tentu saja
dibutuhkan kedekatan jarak-psikologis antara pemimpin dgn yang
dipimpin. Bagaimanakah rakyat bisa tahu kejatian diri seorang
capres/cawapres sementara mereka2 ini tdk dekat dengan rakyat yang
akan dipimpinnya? Inilah yg menjadi kendala disetiap masa-masa pemilu.
Untuk mengatasinya akhirnya dipakailah segala macam teknik pencitraan,
lebih tepatnya kubangan lumpur pencitraan yang bersifat instant....
dan rakyat pun bisa terkecoh ataupun dibuat megap-megap, atau bahkan
mungkin tidak sedikit yang dibuat enjoy dengan ke-megap-megap-annya.

Wis pokoke jagoku kalah maneh... cape deh..

:)
salam hangat

2009/7/12 AFR <[email protected]>:
> siapa beramal mampu ngobati gratis ya dpt jatah amalan itu. tetap saja gak
> dpt ganjaran setimpal milih tho?
> lebih bagus juga belum tentu. kalo berpikir disiplin, semua itu ada catatan
> amalannya sendiri2. amalan
> shadaqah & bernasehat itu berbeda. siapa gak bershadaqah tapi bernasehat,
> tetapi tidak dpt ganjaran
> shadaqah.
>
> ngaca nih ...
> kalo temen sampeyan yg dokter bisa berbuat itu, apa sampeyan juga mampu
> lebih dr mereka? jgn2 golputnya
> sampeyan sejauh ini karena kagum mereka??? ikut2an ... makanya saya pernah
> bilang golput itu juga punya
> resiko dijangkiti penyakit khianat/pengecut kalo dgn byk bicara. dalam Islam
> juga gak kenal golput, netral dan
> sejenisnya dalam hal apapun. semua org akan harus memilih walau seolah-olah
> gak memilih, baik disadari atw
> tidak. dan setiap jalan yg ditempuh pasti ada imbalannya.
>
> untung saja brgkali, sby menang. kalo msp jadi? si golput pastinya akan
> dituntut. lha wong jelas gak boleh
> mimpin koq maksa mau jadi presiden malah dibiarkan disitulah amar ma'ruf
> nahi munkarnya.
>
>
> salam,
> Fahru
> ________________________________
> From: Bango Samparan <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, July 9, 2009 8:04:13 PM
> Subject: Re: [Is-lam] Bls: Fw: PEMULUNG NAIK KRL UNTUK MENGUBUR ANAKNYA
>
> Om, nyantainya juga sama-sama donk. Mosok yang golput dan yang tidak memilih
> SBY-BOEDIONO kok seakan trus dianggap sebagai free-rider (penikmat) saja :-)
>
> 2 temen saya dokter, selalu golput. Tapi dia punya lembaga pelayanan
> pengobatan gratis. Tiap hari sekitar 50-100 orang - kebanyakan kalangan
> tidak mampu - diperiksa dan diberi obat gratis-tis. Musim liburan ini juga
> ngadakan sunnatan massal gratis-tis juga, sekitar 600-800 anak-anak -
> biasanya dari kalangan tidak mampu - disunat, biasanya juga ditambahi
> dikasih sarung sama bingkisan.
>
> Om, apa karena golput trus amal yang begituan tidak layak dihitung sebagai
> tindakan memakmurkan negeri ini tho?
>
> Ngingeten lho Om, Umar tuh sebagai penguasa sangat gelisah dan akhirnya
> sering meronda kesana kemari. Beliau begitu, takut kalau-kalau Allah akan
> meminta pertanggungan jawab bahkan ketika ada keledai yang mati di daerah
> kekuasaannya.
>
> Salam hangat
> B. Samparan
>
> --- On Thu, 7/9/09, Yandi Dwiputra F <[email protected]>
> wrote:
>
> From: Yandi Dwiputra F <[email protected]>
> Subject: Re: [Is-lam] Bls: Fw: PEMULUNG NAIK KRL UNTUK MENGUBUR ANAKNYA
> To: [email protected]
> Date: Thursday, July 9, 2009, 4:03 PM
>
> hehehe....santai aja dong kang jangan terlalu semangat......
>
> yah masak sih kang kita gak ikut merasakannya apabila misalnya nanti keadaan
> ekonomi kita semakin membaik, harga sembako semakin murah, pendidikan dan
> kesehatan gratis, trasnportasi membaik, keamanan relatif stabil, dll........
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke