--- On Sun, 7/12/09, AFR <[email protected]> wrote:
> siapa beramal mampu
> ngobati gratis ya dpt jatah amalan itu. tetap saja gak dpt
> ganjaran setimpal milih tho?
> lebih bagus juga belum tentu. kalo berpikir disiplin, semua
> itu ada catatan amalannya sendiri2. amalan
> shadaqah & bernasehat itu berbeda. siapa gak
> bershadaqah tapi bernasehat, tetapi tidak dpt ganjaran
> shadaqah.
He ... he, mas Fahru ki kok lucu tho, lha panjenengan juga nggak dapat pahala
golput tho mas:-) Jadi ya posisinya sama.
Lagian, FYI, saya tidak pernah menulis soal siapa lebih bagus lho!
Lha nanti di hari akhir ada kok yang merasa mujahid dimasukkan neraka, karena
Allah tahu dia berperang ternyata biar dikatakan sebagai pemberani; yang merasa
Ulama dimasukkan negara, karena ternyata hanya ingin dianggap pintar; wah yang
satu lagi lupa nih ... tolong dilengkapi sendiri.
> ngaca nih ...
> kalo temen sampeyan yg dokter bisa berbuat itu, apa
> sampeyan juga mampu lebih dr mereka? jgn2 golputnya
> sampeyan sejauh ini karena kagum mereka??? ikut2an ...
> makanya saya pernah bilang golput itu juga punya
> resiko dijangkiti penyakit khianat/pengecut kalo dgn byk
> bicara. dalam Islam juga gak kenal golput, netral dan
> sejenisnya dalam hal apapun. semua org akan harus
> memilih walau seolah-olah gak memilih, baik disadari atw
> tidak. dan setiap jalan yg ditempuh pasti ada imbalannya.
Lho ... ini cermin kan juga untuk panjenengan tho mas Fahru. Sampean hanya
ikut-ikutan, karena takut, atau memang punya alasan yang genuine dalam memilih.
Panjenengan milih memang kenal sama calonnya, atau hanya sekedar tahu dia
Islam. Coba dikaji lagi peristiwa Umar ra. dan orang yang mau menjadi saksi.
Saya lihat orang seringkali memilih, justru karena takut dikatakan begini
begitu:-)
> untung saja brgkali, sby menang. kalo msp jadi? si golput
> pastinya akan dituntut. lha wong jelas gak boleh
> mimpin koq maksa mau jadi presiden malah dibiarkan
> disitulah amar ma'ruf nahi munkarnya.
Lho ... panjenengan ini tampaknya enggak baca baik-baik berbagai posting saya.
Bukankah saya sejak awal sudah memprediksikan kemenangan mutlak dari SBY tho.
Lakok panjenengan malah mau main tuntut-menuntut golput.
Tanya saja mas, apa yang tidak boleh memimpin hanya Perempuan saja tho?
Salam hangat
B. Samparan
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam