siapa beramal mampu ngobati gratis ya dpt jatah amalan itu. tetap saja gak dpt ganjaran setimpal milih tho? lebih bagus juga belum tentu. kalo berpikir disiplin, semua itu ada catatan amalannya sendiri2. amalan shadaqah & bernasehat itu berbeda. siapa gak bershadaqah tapi bernasehat, tetapi tidak dpt ganjaran shadaqah.
ngaca nih ... kalo temen sampeyan yg dokter bisa berbuat itu, apa sampeyan juga mampu lebih dr mereka? jgn2 golputnya sampeyan sejauh ini karena kagum mereka??? ikut2an ... makanya saya pernah bilang golput itu juga punya resiko dijangkiti penyakit khianat/pengecut kalo dgn byk bicara. dalam Islam juga gak kenal golput, netral dan sejenisnya dalam hal apapun. semua org akan harus memilih walau seolah-olah gak memilih, baik disadari atw tidak. dan setiap jalan yg ditempuh pasti ada imbalannya. untung saja brgkali, sby menang. kalo msp jadi? si golput pastinya akan dituntut. lha wong jelas gak boleh mimpin koq maksa mau jadi presiden malah dibiarkan disitulah amar ma'ruf nahi munkarnya. salam, Fahru ________________________________ From: Bango Samparan <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, July 9, 2009 8:04:13 PM Subject: Re: [Is-lam] Bls: Fw: PEMULUNG NAIK KRL UNTUK MENGUBUR ANAKNYA Om, nyantainya juga sama-sama donk. Mosok yang golput dan yang tidak memilih SBY-BOEDIONO kok seakan trus dianggap sebagai free-rider (penikmat) saja :-) 2 temen saya dokter, selalu golput. Tapi dia punya lembaga pelayanan pengobatan gratis. Tiap hari sekitar 50-100 orang - kebanyakan kalangan tidak mampu - diperiksa dan diberi obat gratis-tis. Musim liburan ini juga ngadakan sunnatan massal gratis-tis juga, sekitar 600-800 anak-anak - biasanya dari kalangan tidak mampu - disunat, biasanya juga ditambahi dikasih sarung sama bingkisan. Om, apa karena golput trus amal yang begituan tidak layak dihitung sebagai tindakan memakmurkan negeri ini tho? Ngingeten lho Om, Umar tuh sebagai penguasa sangat gelisah dan akhirnya sering meronda kesana kemari. Beliau begitu, takut kalau-kalau Allah akan meminta pertanggungan jawab bahkan ketika ada keledai yang mati di daerah kekuasaannya. Salam hangat B. Samparan --- On Thu, 7/9/09, Yandi Dwiputra F <[email protected]> wrote: >From: Yandi Dwiputra F <[email protected]> >Subject: Re: [Is-lam] Bls: Fw: PEMULUNG NAIK KRL UNTUK MENGUBUR ANAKNYA >To: [email protected] >Date: Thursday, July 9, 2009, 4:03 PM > > >hehehe....santai aja dong kang jangan terlalu >semangat...... > >yah >masak sih kang kita gak ikut merasakannya apabila misalnya nanti keadaan >ekonomi >kita semakin membaik, harga sembako semakin murah, pendidikan dan kesehatan >gratis, trasnportasi membaik, keamanan relatif stabil, >dll........ >
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
