Kira2 LDII sekarang mau tidak imaman/berjama'ah dengan ummat Islam lain?
Apa masih tafarruq/memisahkan diri?

Kalau tafarruq, itu bertentangan lho dengan Al Qur'an:
QS. Ali Imran : 103.Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, 
dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu 
ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan 
hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; 
dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari 
padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu 
mendapat petunjuk.

 ===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id


>
>Dari: Budi Waluyo <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Terkirim: Kam, 3 Desember, 2009 15:14:23
>Judul: Re: [Is-lam] LDII Menegakkan Kemurnian Agama Islam di Indonesia
>
>
>Terima kasih 
>
>Di sini, sebagai generasi muda LDII kami hanya ingin meluruskan persepsi 
>sebagian masyarakat yang terlanjur keliru dengan menghakimi LDII sebagai 
>aliran sesat. Saya ingin menegaskan bahwa berdasarkan tuntunan Allah dan 
>Rosululloh SAW apa yang diajarkan LDII tidak sesat, Justru LDII berusaha 
>menerapkan (dalam terminologi pilihan saya "menegakkan") agama Islam secara 
>murni berdasarkan 3 pilar kemurnian agama Islam 
>(http://ldii-sidoarjo-jawatimur.blogspot.com/2009/09/ldii-menegakkan-kemurnian-agama-islam..html)
> 
>
>Sejauh ini dalih-dalih yang dikemukakan untuk "menyesatkan" LDII sama sekali 
>tidak benar/  tidak sesuai dengan kenyataan. Seperti LDII
> mengkafirkan / menajiskan orang lain, tidak mau sholat kecuali di masjid 
> sendiri dan lain sebagainya. Semua tuduhan tersebut sama sekali tidak benar. 
> Tidak ada satu amalanpun yang di ajarkan dalam LDII menyimpang dari tuntunan 
> Alloh dan Rosul (Quran dan Hadist). Karena yang di kaji dalam LDII tidak ada 
> lain kecuali Al Qur'an dan Al Hadist. Simak materi dan pengajaran agama yang 
> dilakukan oleh LDII melalui tulisan saya 
> http://ldii-sidoarjo-jawatimur.blogspot.com/2009/11/pondok-pesantren-ldii-burengan-kediri.html
>  dan 
> http://ldii-sidoarjo-jawatimur.blogspot.com/2009/10/pengajian-kelompok-ldii-terbuka-untuk.html
>
>Saya tidak mempermasalahkan gaya bahasa atau penampilan seseorang sebab tabiat 
>dan kepribadian setiap orang memang
> berbeda-beda, "Lihatlah apa yang dikatakan jangan melihat siapa yang 
> mengatakan". Demikian sabda sahabat Umar AS. Jadi sangat tidak tepat kalau 
> kita menilai suatu golongan (LDII)  berdasarkan penampilan satu atau dua 
> orang anggotanya tanpa melihat apa yang diajarkan. 
>
>
>--- On Wed, 12/2/09, andryansyah rivai <[email protected]> wrote:
>
>
>>From: andryansyah rivai <[email protected]>
>>Subject: Re: [Is-lam] LDII Menegakkan Kemurnian Agama Islam di Indonesia
>>To: [email protected]
>>Date: Wednesday, December 2, 2009, 10:38 PM
>>
>>
>>Iya
>> nih, gaya saya bicara dalam tulisan memang parah, dan saya memang sukanya 
>> dengar orang ceramah yang gayanya juga garang, kalau lunak malah ngantuk :)
>>
>>Kebetulan saya juga besar di tempat ngaji yang saya baru sadar setelah pindah 
>>ke Yogya saat masuk SMA bahwa dulu itu budaya NU. Nah di Yogya itu saya 
>>seringnya dengar pandangan Muhammadiyah. Sekarang saya di Serpong, dan dalam 
>>penentuan waktu lebaran atau qurban, kok rasanya cocok dengan Al Azhar.
>>
>>Saya paling suka bertanya kalau tidak mengetahui dengan pasti, jadi saya 
>>tidak menyimpulkan pak Risang orang LDII, karena postingannya juga masih "di 
>>tengah". Kalo sekarang jelas bahwa Bapak bukan warga LDII.
>>
>>Kalau ada yang tahu, sebenarnya kesesatan LDII itu ada di mana saja?, 
>>sehingga beberapa MUI daerah menyatakan sesat.
>> Saya pribadi hanya melihat 2 teman sekantor yang secara jelas menyatakan 
>> sebagai orang LDII dan keduanya buat saya sangat tidak cocok dengan 
>> keyakinan saya. Semoga jawaban itu menjadi esensi dari diskusi ini.
>>
>>Wassalam,
>>andry
>>
>>
>>
>>
________________________________
From: Risang Dipta Permana <[email protected]>
>>To: [email protected]
>>Sent: Thu, December 3, 2009 1:02:40 PM
>>Subject: Re: [Is-lam] LDII Menegakkan Kemurnian Agama Islam di Indonesia
>>
>>
>>Saya tidak berkompeten mendefinisikan "Berdebat" dalam kitab Imam Ahmad yang 
>>saya kutip tersebut. Tapi saya mencoba mengutarakan pemahaman saya tentang 
>>"berdebat"... berdebat menurut saya adalah bantah-bantahan terhadap sesuatu 
>>hal dari perspektif masing-masing dan tidak merujuk pada suatu hal yang 
>>disepakati bersama (dalam hal ini Al-Qur'an dan As-Sunnah). Saya mengirim 
>>e-mail sebelumnya karena dahulu pernah terjadi juga debat... waktu itu 
>>sepertinya ada salah satu anggota milis yang menganut ahmadiyyah, dan 
>>kebetulan lagi hangat-hangatnya watwa MUI tentang Sesatnya Ahmadiyyah, 
>>terjadi perdebatan panjang dan tidak berujung.. kemudian saya potong dengan.. 
>>menanyakan langsung kepada yang bersangkutan apakah beliau merupakan anggota 
>>ahmadiyyah, dan jika memang benar saya meminta moderator
>> untuk mengambil tindakan karena sudah di cap Sesat oleh MUI. Saya berharap 
>> diskusi yang terjadi di millis ini... kalo bisa, menunjukkan ke jalan yang 
>> benar, bukan berbantah-bantahan dan ujungnya tidak ada kesimpulan.. biasanya 
>> perdebatan dimulai dari saling mengolok...
>>
>>Kalo ingin memberi tahu tentang sesuatu yang telah keluar dari norma agama, 
>>seperti jorok, tidak konsisten dlsb.. tentunya lebih baik dinyatakan dengan 
>>kata2 yang baik dan tidak menghakimi.
>>
>>Dari Pertanyaan anda, sepertinya anda sudah menyimpulkan kalo saya merupakan 
>>"Warga LDII". Saya akan ceritakan, saya berasal solo, dibesarkan dalam budaya 
>>NU, kemudian mengaji ke Muhammadiyah, Waktu SMA sering bergaul dengan 
>>temen-temen yang LDII, kemudian kuliah di jogja dan mendapati begitu banyak 
>>gerakan, lembaga, dan ormas Islam yang sangat beraneka ragam... saya mencoba 
>>mendalami semuanya.. Kaitan cerita saya ini dengan topik yang kita bahas 
>>adalah cara orang LDII untuk meng-counter
>> segala tuduhan dari dulu sampai sekarang hanya begitu-begitu saja dan cara 
>> Mas Andry dalam meladeni tidak pada esensi.. sehingga sedikit sekali 
>> manfaatnya.. Jawabannya saya bukan "Warga LDII"
>>
>>Setelah sedikit menyelami berbagai gerakan organisasi Islam, pada dasarnya 
>>mereka hanyalah cabang2 jalan yang Insyaallah menuntun Ummat menuju Rahmatan 
>>lil alamin. Seperti halnya kita memilih baju, kita bisa memilih lengan 
>>panjang, pendek, warna putih, hitam, baju koko ataupun kaos oblong... tetapi 
>>jangan memilih baju yang tidak menutup aurat. Jadi jangan memilih "aliran" 
>>yang sesat.. seperti Ahmadiyyah.. dan setahu saya beberapa MUI daerah telah 
>>memfatwakan sesat terhadap LDII... mungkin anggota milis ini bisa meminta MUI 
>>pusat untuk mengadakan penelusuran dan penelitian terhadap LDII sehingga 
>>tidak terjadi keraguan di masyarakat...
>>
>>Mohon maaf lancang berbicara dengan Ilmu yang sedikit.. semoga bermanfaat
>>
>>
>>
>>regards,
>>Risang Dipta Permana
>>+6281393127309
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>Apa ya definisi suka berdebat itu? Diskusi itu termasuk berdebat atau tidak?
>>
>>Kalau saya dibilang mengolok, ya saya terima saja. Buat saya, saya ingin 
>>menegaskan ketidak konsistennya teman saya yang mengatakan harus bersih dan 
>>suci, tetapi dia
>> sendiri kalau mau ambil barang di tempat yang tinggi tidak mau melepas 
>> sepatunya ketika naik kursi. Bukankah itu artinya jorok!!!
>>
>>Soal Masjid jorok, saya sekedar penyangatkan, bahwa kengototan teman saya 
>>untuk cari masjid LDII itu sangat tidak masuk akal. Emangnya Masjid lain 
>>tidak bersih dan Suci? Jadi sekali lagi kengototan orang LDII untuk selalu 
>>cari Masjid milik LDII sangat aneh dan tidak jelas dasar hukumnya. Itu saja 
>>yang saya ingin tegaskan.
>>
>>Pingin tahu saja, apa pak Risang anggota LDII? Apakah Muhammadiyah menegakkan
>> kemurnian Agama Islam di Indonesia? Apakah Al-Azhar juga menegakkan? Lalu 
>> mengapa memilih LDII sebagai wadah, padahal jelas anggotanya maunya pilih 
>> Masjid milik LDII untuk Sholat Jumat? Sulit masuk akal pemikiran saya.....
>>
>>Wassalam,
>>andry
>>
>>________________________________
 Get your preferred Email name!  
>>>>Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
>>
>>-----Inline Attachment Follows-----
>>
>>
>>_______________________________________________
>>Is-lam mailing list
>>[email protected]
>>http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>> 
>


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke