On Sun, Jun 22, 2003 at 01:46:08AM +0200, I Made Wiryana wrote: > BTW di Jerman malah sekarang dokter "pelit" ngasih obat. Maunya > di"biarin" sembuh sendiri. Terus langkah kedua pakai pengobatan non obat > (bawang putih, kreuter, dsb).
Sejak sekitar 1995/6 (saya lupa percisnya), ada gerakan ahli farmakologi klinis internasional (pelopornya ada juga dari indonesia): INRUD (international network for rational use of drug). jaringan ini di-backing-i oleh WHO (DAP). Kebanyakan sasarannya negara-negara berkembang. Kenapa? ya karena negara-negara berkembang itu sarangnya kadal dan yang mudah dikadalin :-) Bahkan IT yang katanya 'solusi' pun tak bisa dilepaskan dari fungsinys sebagai media pengadalan. Setelah mimpi sebagai perokok tidak bisa dijejalkan, vendor rokok hijrah ke asia/afrika. Setelah berbagai negosiasi mentok di eropa/amrik, sekarang lah saatnya kita hijrah ke asia (katanya) :-) Kadal for All 2004 ;p Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
