nu pangkuatna mah buleud. sabab bisa nahan gaya tekan langkung kuat da bebana bisa merata cenah. sigana niron ti rupa tangkal nu umumna semu buleud. tiang listrik nu ku beusi atawa beton, kolom wangunan jangkung, mun teu kotak nya seueur nu buleud.
On 3/3/11, [email protected] <[email protected]> wrote: > Heueuh Mang pan aya konsep tri tangtu oge awa tangtu telu lin, 3 oge tah > hehehe. > > Nu teu meunang mah 3 pamajikans lin, maksudna kudu na 4 hehehe. > > Basa kuliah kuring meunang ingfo ceunah bentuk geometri anu pangkuatna teh > segi tilu :). Makana rangka baja umumna mangrupakeun rangkaian bentuk segi > 3. > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: mang jamal <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 3 Mar 2011 08:58:30 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [kisunda] Aya piramid titinggal budaya Atlantis handapeun > gunung > di Bandung & Garut? > > ieu potongan makalah si kuring ngeunaan konsep estetika budaya rupa > sunda. di babasan jeung paribasa manggih bentuk dasar segi tiga (basa > sundana juru tilu). juru tilu eta niru ti rupa nu aya di alam nyaeta > gunung, nu ku budaya manusia diabstraksi ka rupa piramid. > > C. Segi tiga > > Bentuk segi tiga terdapat dalam ungkapan “bale nyungcung”dan Buana > Nyuncung (tempat para dewa dan hyang dalam kosmologi masyarakat > Kanekes). Bale Nyungcung adalah sebutan lain untuk tempat atau > bangunan suci, yang dalam Islam adalah masjid. Kalimat ka bale > nyungcung dalam percakapan sehari-hari maksudnya melangsungkan akad > nikah, yang jaman dahulu umumnya dilakukan di masjid. Bale nyungcung > menunjuk pada model atap masjid jaman dulu yang menggunakan ‘model > gunungan’ atau ‘meru’ bertumpuk tiga dengan puncak berbentuk atap > limas yang disusun dari empat bentuk segitiga. Bentuk yang juga dapat > ditemui pada atap pura di Bali dan bangunan model tropis. Bentuk > segitiga dalam posisi normal, salah satu ujungnya berada di bagian > atas, menjadi bagian puncak sehingga memiliki arah orientasi yaitu ke > atas (langit). > > > > Mengacu pada alam, bentuk nyungcung adalah bentuk umum gunung. Gunung > berperan penting dalam perjalanan sejarah Sunda khususnya karena > berbagai situs megalitikum dan makam keramat umumnya terdapat di > gunung (Wessing :2006). Wessing lebih jauh mengungkapkan penelitian > Hidding (1933 dan 1935) bahwa pegunungan adalah perbatasan antara > hunian manusia (settled area) dan wilayah asing tempat kehidupan > manusia berakhir dan kehidupan lain mulai. Misalnya situs Gunung > Padang di Cianjur dan Ciwidey, Astana Gede Kawali dan Arca Domas di > gunung Kendeng desa Kanekes (Baduy). > > > > Menurut Fadillah (2001) sejumlah keramat, terutama dalam bentuk makam, > meskipun tidak berada di puncak gunung tetapi merupakan representasi > gunung atau dibayangkan sebagai gunung. Fadillah menggunakan contoh > makam Syarif Hidayatullah di sebuah bukit bernama Sembung di Cirebon, > masyarakat menyebutnya Sunan Gunung Jati. Menurut Claire Holt > (1967:55) puncak puncak gunung di Indonesia dipercaya secara luas > sebagai tempat tinggal para dewa dan roh-roh leluhur. Juga > gunung-gunung berapi dianggap memiliki kehidupan serta roh mereka > sendiri, dipuja dan dihormati. Gunung dianggap sebagai jembatan dunia > atas dan bawah, oleh karenanya tempat-tempat pemujaan didirikan di > tempat yang tinggi atau dibuat meniru bentuk gunung (gunungan) seperti > punden berundak dan candi serta piramid sebagai jembatan transendental > antara dunia atas dan dunia bawah (Dharsono, 2007: 133). Dalam > pandangan Hindu-Budha, gunung dianggap berperan dalam menstabilkan > jagat raya (univers), menyangga langit dan bumi, menetralkan kekuatan > jahat, kekacauan, ketidakstabilan dan ketidakteraturan. Gunung adalah > lambang kekuasaan tertinggi dan sebagai pengikat jagat raya > (Snodgrass, 1985:187). > > > > Pengertian atau makna simbolik lainnya mengenai segitigadituturkan > Ajip Rosidi[4], yaitu bahwa bentuk segitiga (dalam bahasa Sunda > disebut jurutilu) juga dipakai sebagai simbol vagina atau yoni, tempat > bagi kelahiran manusia. Tampaknya simbol itu dalam bentuk segitiga > terbalik atau salah satu sudut terletak di bawah. Dengan demikian segi > tiga mengandung makna sebagai tempat suci bagi transformasi kehidupan. > Segi tiga dengan satu sudut di atas melambangkan tempat suci bagi > transformasi ke alam lain melalui kematian sedang segi tiga dengan > satu sudut di bawah melambangkan tempat suci bagi transformasi dari > alam rahim ke alam dunia melalui kelahiran. > > > > Dari makna bentuk dasar dalam ungkapan dan peribahasa di atas tampak > bahwa masing-masing bentuk dasar dalam khasanah estetika dalam budaya > Sunda dipakai sebagai lambang yang memiliki makna yang sama yaitu > kesempurnaan. Bentuk yang berbeda menunjuk pada wilayah kesempurnaan > yang berbeda. Persegi menunjuk pada perilaku yang seimbang dalam > berbagai sisi kehidupan sehingga menciptakan manusia yang sempurna, > bulat/lingkaran sebagai simbol ideologis, melambangkan kesempurnaan > keimanan atau keyakinan dan segitiga menunjuk pada tempat yang > sempurna atau suci sebagai media transformasi kesempurnaan siklus > hidup. > > > ------------------------------------ > > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------------------ > > Yahoo! Groups Links > > > > ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
