Problem mendasar dari dunia pesantren saat ini ialah tuntutan agar pesantren terus berkembang mempertahankan nilai-nilai agama di tengah desakan dunia modern. Nilai-nilai pesantren dibangun secara tekstual dan kontekstual dari tafsir kitab suci. Kini, nilai-nilai pesantren menghadapi benturan hebat dari ideologi kapitalisme. Misalnya, pergeseran nilai-nilai tulus ikhlas bergeser dengan nilai materialisme kapitalisme. Masyarakat kapitalisme berkeyakinan bahwa semua jasa mereka mesti dihargai oleh uang. Sementara nilai pesantren justru berbeda. Ajaran pesantren menganjurkan sikap ikhlas beramal. Keikhlasan yang dibangun bersandar kepada Allah SWT. Tujuan hidup manusia hanya mencari ridla Allah SWT. Sementara orientasi paham kapitalisme berorientasi kesejahteraan harta benda, modal, dan kekayaan. Benturan antara budaya pesantren dengan budaya materialisme tersebut, menjadikan pesantren semakin unik menyikapi fenomena modernisasi. Sebagian pesantren bersikap terbuka terhadap perubahan, tetapi sebagian yang lain menutup diri dari perubahan yang terjadi dari luar pesantren. Pesantren yang terbuka merasa tertantang meyakinkan masyarakat bahwa hidup memerlukan manusia bersikap tulus ikhlas, menyemai kebaikan setiap saat dan mencari keridlaan Allah. Uang hanyalah sarana untuk berbuat amal kebajikan. Uang bukan tujuan hidup. Benturan nilai-nilai itulah semakin menguatkan posisi pesantren sebagai akar tradisi yang unik. Bagaimana upaya pesantren mempertahankan nilai-nilai lokal tradisional dan agama dari desakan kapitalisme ? Bagimana corak pendidikan yang akan dikembangkan oleh pesantren guna memajukan kiprahnya?. Tulisan ini mencoba menelisik upaya pesantren memperatahankan diri dan menjaga idealitasnya di tengah belenggu sistem kapitalisme. Pesantren adalah tempat mengasingkan diri (uzlah) untuk mencari ilmu agama. Pada mulanya, pesantren tumbuh secara sederhana dengan sistem pengajian di dekat rumah kiai/guru. Pesantren kemudian tumbuh sebagai pilar bangsa yang berperan membangun masyarakat dari kemiskinan, kekerasan dan ketidakadilan. Pembelaan pesantren terhadap orang miskin ditunjukkan dengan usaha para kiai berdakwah, menganjurkan berbuat amal maruf nahi mungkar (berbuat kebaikan dan mencegah kemaksiatan). Pesantren tumbuh di daerah Jawa, seperti pesantren Tebuireng dirintis oleh K. H. Hasyim Asyary didirikan untuk mendidik masyarakat yang rusak. Kehadiran pesantren menandingi kerusakan budaya yang tengah berkembang di desa tersebut. Pesantren menghadirkan nilai-nilai berbeda, misalnya, melarang minuman keras dan mencuri, disaat masyarakat setempat terlena dengan hidup berfoya-foya, maraknya pencurian dan peminum. Pesantren memberikan nuansa yang agamis, menyebarkan nilai-nilai Islam inklusif dan melebur bersama budaya masyarakat sekitar. Bagaimana pesantren mengembangkan metode pendidikan membangun budaya masyarakat ?. Pesantren memiliki ciri khas metode pembelajaran sorogan, dan bandongan. Sorogan dilakukan saat santri belajar membaca al-quran dan kitab-kitab kuning. Metode sorogan ini dilakukan dengan cara kiai/ustadz membacakan kitab dihadapan santri, kemudian santri membaca sendiri kitab mereka di hadapan para kiai/ustadz secara individual. Metode sorogan ini meniscayakan santri belajar mandiri menguasai kitab kuning. Apabila santri menemukan kesulitan, maka mereka bisa bertanya ke kawannya yang sudah lebih dahulu lancar membaca kitab. Sedangkan metode bandongan dilakukan pada pembelajaran klasikal. Cara bandongan dilakukan oleh kiai/ustadz membacakan kitab di hadapan sejumlah santri, kemudian santri menyimak dan mengartikan kitab tersebut dengan bahasa lokal. Metode bandongan tersebut dilakukan saat bulan puasa, atau saat pengajian kilat guna mengejar target mengkhatamkan beberapa kitab kuning dengan waktu yang cepat dan singkat. Kedua metode ini sorogan dan bandongan merupakan ciri khas pendidikan pesantren, yang kemudian berkembang dengan sistem pendidikan sekolah modern yang mengedepankan sistem klasikal. Pesantren kini memasuki abad modern. Pesantren memiliki konsekwensi untuk mampu eksis beradaptasi dengan kemajuan dunia modern. Apa saja konsekwensi dari perubahan zaman tersebut ? Pesantren selayaknya menjadi lembaga pendidikan sekaligus berperan sosial. Ada beberapa cara untuk memajukan pendidikan yang mencerahkan di pesantren, yaitu : Pertama, pesantren melakukan inovasi pendidikan yang memfokuskan kecakapan hidup. Kurikulum pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi penguasaan kitab kuning saja, tetapi lebih dari itu, melatih santri mengamalkan nilai-nilai ulama sholeh di keseharian mereka. Santri dilatih menjalankan hidup tirakat, sederhana, taat, jujur, dan loyal terhadap kepentingan umum. Santri ditempa dengan cara hidup para kiai/ustadz sebagai model mereka. Santri akan memperhatikan apabila santri mengetahui kegunaan dari nilai-nilai pesantren bagi kehidupan mereka kelak di masa depan. Para santri diajarkan untuk bangun solat malam, mengerjakan puasa sunnah, membaca al-Quran serta hal-hal yang bermanfaat lainnya. Kedua, Pembelajaran di pesantren sebanyak mungkin memberikan ruang berlatih bagi santri agar mampu berinisiatif, kreatif dan berpikir bebas. Melatih santri memiliki banyak inisiatif memerlukan kondisi yang demokratis dan toleransi. Santri diajarkan mengelola perbedaan pendapat yang terjadi. Kreatif dilatih dengan memperbanyak tugas-tugas yang berfariasi. Misalnya, kreativitas menulis karya ilmiah dari kolaborasi kitab kuning dan kontemporer. Sikap kreatif yang tampak juga dari keseharian hidup santri. Mereka menekankan pada belajar mengalami sendiri hal yang mereka pelajari. Misalnya, pengamalan melaksankan ibadah agama, seperti solat jamaah lima waktu, memahami dan mengerti kitab kuning. Ketiga, Santri belajar menjalani hidup sehari-hari dengan kegiatan berarti (meaningfull). Mengisi kegiatan yang bermanfaat dan membuat suasana kondusif membutuhkan peran serta ketekunan para asatidz. Jika pesantren memiliki banyak kegiatan bermanfaat bagi santri, santri akan terasah bakatnya dan keterampilan mereka. Tetapi, sebaliknya, apabila santri banyak waktu kosong di pesantren, membuat santri malas belajar, tidur dan keluyuran di jalan-jalan. Kegiatan yang berguna bagi santri perlu dicari, disesuaikan dengan kondisi masing-masing pesantren. Misalnya, mengisi kegiatan beroerganisasi, khataman al-Quran, membaca shalawat nabi, kursus bahasa Arab dan Inggris, menulis karya ilmiah serta latihan khotbah atau pidato. Kegiatan semacam ini berguna bagi kehidupan santri di masyarakat setelah keluar dari pesantren. Keempat, Pesantren memegang teguh tradisi pengabdian dan perjuangan memajukan ummat. Persoalan ummat di sekitar pesantren adalah menjadi konsen pesantren. Pesantren memiliki tanggung jawab moral membenahi dan melindungi mereka. Keperdulian pesantren terhadap persoalan ummat merupakan khazanah pesantren yang akan terus dihargai oleh masyarakat sekitar. Jika pihak pesantren perduli menyelesaikan persoalan masyarakat sekitar, tentu dengan sendirinya masyarakat akan turut serta memajukan pesantren. Sebab tumbuh kembang pesantren di topang dari kebutuhan masyarakat sekitar. Kelima, Bentuk dakwah yang dikembangkan oleh pesantren perlu mengedepankan nilai-nilai kemaslahatan, keselamatan dan kesejahteraan ummat. Pesantren selayaknya menjadi tempat persemaian nilai-nilai relegius yang syarat dengan kebaikan. Akal budi seseorang bisa dibentuk di pesantren dengan nilai-nilai luhur yang dibutuhkan oleh manusia kontemporer. Misi dakwah pesantren berorientasi ke pembentukan nilai-nilai akhlakul karimah sebagai pondasi dasar manusia abad modern. Tanpa akhlakul karimah, manusia akan serakah dan sombong. Kelima cara diatas, diharapkan bisa membuka ruang pencerahan pendidikan pesantren di era modern. Setidaknya, pesantren mampu memelihara rasa percaya diri terhadap nilai-nilai yang dikembangkan membangun manusia yang cinta kepada Allah SWT dan menjadi kholifah di muka bumi ini. Pesantren kini dituntut mempertahankan ciri khas dan terus mengembangkan diri. Pesantren adalah sarana pendidikan yang mencerahkan masa depan bangsa yang bermoral dan memegang kuat nilai ajaran Islam. Bagaimana menurut anda?
http://najlah.blogspot.com http://syaqo.blogspot.com --------------------------------- Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited. [Non-text portions of this message have been removed]
