Yang amat disayangkan adalah tidak sedikit ,anak muda NU yang tadinya dirumah di pesantren di didik dengan baik oleh ortu dan kyainya , tapi kemudian ketikamasuk kota besar sepertiorang bimbang , dan minder dengan hasl didikan baik sebelumnya , dan iamaunya " mbedal" kesanan sini mencari model yang lain , yang intinya bukan idealisme tapi duit , may bekarena terlalu lama dihimpit kemsikinan jadi ketika ada kesempatan dengan jual ayat dan aqidah pun tak apananti kan bisatobat , seprti anak anak liberal dan orang orang kita yang jadi politisi kotor , hi mesake ,.
- Re: [kmnu2000] "Sekularisme" sukarela --buat... Ahmad Fawaid
- [kmnu2000] Untuk Mas Anam Novisah Hijriah
- Re: [kmnu2000] "Sekularisme" sukarela --buat... Ulil Abshar-Abdalla
- [kmnu2000] Re: "Sekularisme" sukarela -... hendra_gst
- Re: [kmnu2000] "Sekularisme" sukarela -... kh anam
- Re: [kmnu2000] "Sekularisme" sukare... Cak Munir
- RE: [kmnu2000] "Sekularisme" sukarela --buat... Syaikhul Amin - MTD
- RE: [kmnu2000] "Sekularisme" sukarela -... nur aini
- [kmnu2000] Pesan untuk Kang Ulil nagan singosari
- Re: [kmnu2000] Pesan untuk Kang Ulil Ulil Abshar-Abdalla
- [kmnu2000] Re: Pesan untuk Kang Ulil alexkomet
- Re: [kmnu2000] Sekulerisme bukan sukarelaisme Slamet Thohari
