Ranahnya masih dalam konsep pemikiran
belum dalam konsep laku

kelihatanya kok begitu mas Ulil

benar nggak sih mas? 

salam dari kota Malang


--- In [email protected], "Arif Hidayat" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas Ulil,
> 
> Saya senang sekali membaca pemaparan Mas Ulil ttg Islam Liberal ini.
Bahwa
> ternyata islam liberal itu tidak selalu terkait dengan JIL. Orang Islam
> Liberal belum tentu anggota JIL, JIL sdh pasti berwawasan Islam Liberal.
> Seperti Sunni belum tentu NU, tapi NU sudah pasti Sunni.
> Kalau begitu saya berwawasan islam liberal lo... tapi tdk anggota
JIL...:)
> 
> Liberal itu asyik... santai... merdeka... luwes... bebas tapi
berprinsip.
> Saya merasakan demikian. Pokoknya indah banget dah!
> 
> Namun, apakah liberal itu mempunyai pengertian berwawasan? Atau berilmu
> tinggi? Sehingga baru seseorang layak dianggap liberal setelah
berwawasan
> luas, berilmu tinggi  kayak Mas Ulil?
> Mungkin kebanyakan orang beranggapan demikian. Repot kan!?
> 
> Lantas bagaimana gambaran orang awam yang berwawasan liberal? Dia tak 
> berilmu tinggi, dia taat beragama, tulus menjalankan
ajaran-ajarannya, dan 
> tak membenci golongan lain atau bahkan umat agama lain. Begitukah?
> 
> Dalam pikiran saya, sejak lama, liberalisme beragama itu lebih
mendekati 
> konsep
> "ikhlas". Orang yang ikhlas atau tulus dalam pekerjaannya adalah
orang yang
> merdeka/bebas. Bukankah liberal juga berarti bebas? Hanya saja
kebanyakan
> orang mempersempit makna ikhlas dan mengkaitkannya dengan hal-hal yang
> berhubungan dengan batin atau hati. Dalam pemahaman ini, maka orang yang
> ikhlas adalah orang yang tidak mudah sakit hati, tidak peduli orang
mau tau
> atau tidak, tidak hasud, tdk dengki.
> 
> Yang lebih luas dari sekedar hati atau batin adalah agama. Orang
yang tulus
> beragama tidak akan memaksakan kehendak pada orang
> lain, tdk egois. Orang yang seperti ini telah merdeka atau terbebas
dari 
> buruknya hawa nafsu. Dia telah meraih puncak kemerdekaan.
> 
> 
> Salam
> AH
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Ulil Abshar-Abdalla
> To: [email protected] ; Islam Liberal
> Sent: Tuesday, December 18, 2007 12:59 AM
> Subject: [kmnu2000] Mungkinkah "memberangus" pemikiran Islam liberal? --
> Surat untuk KH. Ma'ruf Amin
>


Kirim email ke