'Id milad SAW.
Beberapa waktu lalu, ketika saya mau mengikuti diskusi tasawwuf, di
perpustakan campusku, saya menemukan 2 jilid buku ''Sirajuttalibin" tertulis
penulisnya dalah syeikh Ikhsan al-Jampesi al-Kadiri, sebagai sarah dari
"Minhajul Abidin'' karya al-Ghozaly.
Tampaknya yang beredar di Maroko itu cetakan lama,hanya tertulis mathba'ah
Qohiroh(tanpa tahun) lagi.
Ya, karena saya pernah lihat, kalau yang cetakan baru (sebuah penerbit di
surabaya) itu cukup lebih bagus.
Ketika saya bercerita kepada kawan-kawan dan beberapa dosen(bukan orang
Indonesia) atas buku tersebut, mereka seakan-akan tidak percaya(bahwa) itu
karya orang Indonesia; dan memang identitas penulisnya gak ditulis
al-Indonesi(umpamanya). Tapi hanya al-Jampasy al-Kadiri.
Masih adakah generasi ilmiah Syeikh ikhsan Jampes?
Nasrul
Pemuda NU 27 tahun, Mantan pembalap liar(Yamaha/Toyota) di jalur Cirebon
-Indramayu, sering keluar masuk rumah sakit karena kecelakaan kendaraan(tapi
wajahnya tetap ganteng) Kini sedang mengaji di Maroko.
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]