Saya berharap Kiai Nasrul yang akan mengikuti jejak Kiai Ikhsan Jampes. (maaf 
saya menggunakan panggilan kiai, bukan gus. Panggilan gus kurang keren! Terus, 
biar "tafaulan" sama kiai Ikhsan. hehehe).
   
  Kiai yang bisa menulis seperti kiai Ikhsan Jampes sebetulnya banyak. Sekadar 
contoh: Kiai Hasyim Asyari, Kiai Abu Fadol, dll) Hanya saja, kita kurang 
mempromosikan mereka, atau bahkan tidak sama sekali. Kita kurang PEDE. Kita 
terlalu silau dengan karya2 kiai Timur Tengah. Kita terus-menerus merasa 
inferior (bukan tawadu). Karena memang kondisi seperti itu selalu diciptakan 
dan terus diperbaharui, baik oleh orang lain maupun diri kita sendiri. 
   
  Memang, dalam hal tertentu, kita harus mengakui bahwa tradisi menulis di 
kalangan kiai masih kurang. Tetapi bukan berarti jarang atau tidak ada sama 
sekali. Menurut saya, yang patut dibenahi adalah mainstream berpikir kita: kita 
mampu mengatasi orang lain tanpa harus menjadi orang lain.
   
  Jamaluddin Mohammad 
  sing due gunung lan segara. hehehehheheheheheheheheh

Nasrul Afandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          'Id milad SAW.

Beberapa waktu lalu, ketika saya mau mengikuti diskusi tasawwuf, di perpustakan 
campusku, saya menemukan 2 jilid buku ''Sirajuttalibin" tertulis penulisnya 
dalah syeikh Ikhsan al-Jampesi al-Kadiri, sebagai sarah dari "Minhajul Abidin'' 
karya al-Ghozaly.

Tampaknya yang beredar di Maroko itu cetakan lama,hanya tertulis mathba'ah 
Qohiroh(tanpa tahun) lagi.

Ya, karena saya pernah lihat, kalau yang cetakan baru (sebuah penerbit di 
surabaya) itu cukup lebih bagus.


Ketika saya bercerita kepada kawan-kawan dan beberapa dosen(bukan orang 
Indonesia) atas buku tersebut, mereka seakan-akan tidak percaya(bahwa) itu 
karya orang Indonesia; dan memang identitas penulisnya gak ditulis 
al-Indonesi(umpamanya). Tapi hanya al-Jampasy al-Kadiri.

Masih adakah generasi ilmiah Syeikh ikhsan Jampes?



Nasrul
Pemuda NU 27 tahun, Mantan pembalap liar(Yamaha/Toyota) di jalur Cirebon 
-Indramayu, sering keluar masuk rumah sakit karena kecelakaan kendaraan(tapi 
wajahnya tetap ganteng) Kini sedang mengaji di Maroko. 




---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]



                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke