Mas Moqsith, Lakpesdam saja sangat tidak cukup untuk melakukan gerakan
konsistensi khittah ini. Saya tetap sangat merindukan elit-elit Suriah
dan Tanfidliyyah melakukan hal yang sama. Hanya dengan begitu NU bisa
berpikir dengan sebenar-benarnya tentang umat NU dan mulai meretas
kemandirian tanpa mempedulikan tarikan-tarikan luar.

Kapan tradisi ini akan terjadi dan bagaimana caranya?


Salam,
Anis M 



--- In [email protected], "Abd. Moqsith Ghazali" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Hamzah,
> 
> 
> Dengan suka cita saya membaca berita Lakpesdam seperti ini. Bahwa di
tengah arus deras politik praktis, masih ada orang-orang yang berfikir
serius tentang NU agar tidak terjerembab. Aku setuju mas helmy dan
mbak lilis. 
> 
> Sith   
> 
> ----- Original Message ----
> From: hamzah sahal <[EMAIL PROTECTED]>
> To: kmnu kmnu <[email protected]>; wong cirebon
<[EMAIL PROTECTED]>; nurul ummah
<[EMAIL PROTECTED]>; saeudin hamzah <[EMAIL PROTECTED]>;
hilmy muhammad <[EMAIL PROTECTED]>; neniq dwi <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Monday, April 14, 2008 1:29:05 PM
> Subject: [kmnu2000] NU Terjerat Politik, Lakpesdam Tak Boleh Menyerah
> 
>                   NU Terjerat Politik, Lakpesdam Tak Boleh Menyerah 
>  Senin, 14 April 2008 13:01 
>   Makassar, NU Online
>  Salah satu mandat utama didirikannya Lembaga Kajian dan
Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) adalah
mendinamisir NU sebagai organisasi sosial. Lakpesdam NU persis
didirikan setelah NU menyatakan diri kembali ke Khithah 1926 sebagai
organisasi sosial keagamaan, dan keluar dari organisasi partai politik
manapun.
>  
>  Demikian dikatakan Hilmy Ali, salah seorang yang turut membidani
kelahiran Lakpesdam NU pada tahun 1985, dalam Informal Meeting
Lakpesdam NU di Makassar, Ahad (13/4) tadi malam.
>  
>  Putra mantan Wakil Rais Aam PBNU KH Ali Yafie itu mengatakan,
Lakpesdam NU harus menghindar sejauh mungkin perilaku partai politik
yang selama ini banyak menghinggapi para pengurus NU. Lakpesdam NU
dilahirkan untuk mendorong NU sebagai organisasi sosial-kemasyarakat
an (ormas) bukan partai politik (parpol).
>  
>  "Kenapa saya katakan demikian? Karena, sekali lagi terlihat dengan
jelas kecenderungan para pengurus NU ke partai politik sangat deras.
Saya khawatir semua akan melakukannya. Saya sangat berharap
teman-teman Lakpesdam tetap menjalankan mandat awal pendirian
Lakpesdam. Lakpesdam NU tidak boleh menyerah," tegas Hilmy.
>  
>  "Menjalankan mandat ini tidak mudah dan banyak godaan. Di samping
godaan politik praktis juga godaan funding dari negara donor. Memang
hari ini kita tidak bisa menghindar dari funding. Tapi kita wajib
sadar bahwa mereka punya hidden agenda. Mereka adalah bagian dari
proyek kapitalisme global. Suatu hari kita harus bisa mandiri dan
independen. Dan itu harus kita mulai dari sekarang," terang Hilmy,
aktivis NU kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan.
>  
>  Dalam kesempatan itu, Hilmy juga menampik anggapan bahwa Lakpesdam
itu liberal. "Liberalisme itu nama lain dari kapitalisme, kapitalisme
itu nama lain dari modernisme. Dan Lakpesdam NU tidak sejalan dengan
itu. Bahwa Lakpesdam itu melakukan kritisisme itu iya, dan memang
harus dilakukan. Dan bahwa sebagian Lakpesdam hari ini didukung
funding itu juga iya, tapi kita ambil dengan sadar, sehingga kita
tidak sam'atan wa tha'atan kepada mereka. Sekali lagi, kita sadar
bahwa mereka punya agenda tersembunyi. Kita berpikir soal itu," katanya.
>  
>  Sementara itu, dalam kata sambutannya, Direktur Pimpinan Pusat
Lakpesdam, Hj. Lilis Nurul Husna, berharap forum informal meeting
malam itu bisa digunakan untuk berbagi bercerita dan informasi satu
sama lain, sehingga timbul inspirasi agar bisa berbuat sesuatu yang
positif untuk NU di daerahnya masing-masing. "Lebih dari itu,
mudah-mudahan, kita bisa berjejaring untuk langkah yang lebih nyata,"
katanya.
>  
>  Dikatakannya, Lakpesdam NU tetap bekerja secara maksimal. "Kita
bekerja sebisa dan semampu kita. Ma la yudraku kulluh, la yutraku
kulluh. Kira-kira kaidah ini sepadan dengan pribahasa lokal kita, tak
ada rotan akar pun berguna. Ini kaidah minimalis, tapi kaidah ini
membuat kita semangat dan tak berhenti berbuat baik," tambah Lilis.
>  
>  Informal Meeting yang difasilitasi oleh Menejer Penguatan Basis,
Kader, dan Kelembagaan (PBKK) PP Lakpesdam NU, Miftahudin Bisri,
dihadiri 32 aktivis Lakpesdam NU. Mereka adalah utusan dari Pimpinan
Cabang dari Lamongan, Kota Kediri, Jepara, Cilacap, Wonosobo,
Parepare, Bulukumba, Makassar, Gunung Kidul, Bantul. Sedangkan PC dari
Sidrap, Batam, tidak mengikuti acara tersebut karena belum datang.
>  
>  Rombongan Lakpesdam NU datang ke Makassar untuk menghadiri Jambore
Forum Warga yang akan berlangsung tanggal 14-18 April 2008 di Asrama
Haji Sudiang, Makassar. Jambore bertajuk "10 Tahun Reformasi;
Revitalisasi Demokrasi Lokal" diselenggarakan oleh "Kaukus 17++". (zah)
>    
>   
>         
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
>     
>                               
> <!--
> 
> #ygrp-mkp{
> border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px
0px;padding:0px 14px;}
> #ygrp-mkp hr{
> border:1px solid #d8d8d8;}
> #ygrp-mkp #hd{
>
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px
0px;}
> #ygrp-mkp #ads{
> margin-bottom:10px;}
> #ygrp-mkp .ad{
> padding:0 0;}
> #ygrp-mkp .ad a{
> color:#0000ff;text-decoration:none;}
> -->
> 
> <!--
> 
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc{
> font-family:Arial;}
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
> margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
> margin-bottom:10px;padding:0 0;}
> -->
>       
> <!--
> 
>       #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
> #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
> #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica,
clean, sans-serif;}
> #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
> #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
> #ygrp-text{
> font-family:Georgia;
> }
> #ygrp-text p{
> margin:0 0 1em 0;}
> #ygrp-tpmsgs{
> font-family:Arial;
> clear:both;}
> #ygrp-vitnav{
> padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
> #ygrp-vitnav a{
> padding:0 1px;}
> #ygrp-actbar{
> clear:both;margin:25px
0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
> #ygrp-actbar .left{
> float:left;white-space:nowrap;}
> .bld{font-weight:bold;}
> #ygrp-grft{
> font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
> #ygrp-ft{
> font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
> padding:5px 0;
> }
> #ygrp-mlmsg #logo{
> padding-bottom:10px;}
> 
> #ygrp-reco {
> margin-bottom:20px;padding:0px;}
> #ygrp-reco #reco-head {
> font-weight:bold;color:#ff7900;}
> 
> #reco-grpname{
> font-weight:bold;margin-top:10px;}
> #reco-category{
> font-size:77%;}
> #reco-desc{
> font-size:77%;}
> 
> #ygrp-vital{
> background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
> #ygrp-vital #vithd{
>
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
> #ygrp-vital ul{
> padding:0;margin:2px 0;}
> #ygrp-vital ul li{
> list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
> }
> #ygrp-vital ul li .ct{
>
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
> #ygrp-vital ul li .cat{
> font-weight:bold;}
> #ygrp-vital a{
> text-decoration:none;}
> 
> #ygrp-vital a:hover{
> text-decoration:underline;}
> 
> #ygrp-sponsor #hd{
> color:#999;font-size:77%;}
> #ygrp-sponsor #ov{
> padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
> #ygrp-sponsor #ov ul{
> padding:0 0 0 8px;margin:0;}
> #ygrp-sponsor #ov li{
> list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
> #ygrp-sponsor #ov li a{
> text-decoration:none;font-size:130%;}
> #ygrp-sponsor #nc{
> background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
> #ygrp-sponsor .ad{
> padding:8px 0;}
> #ygrp-sponsor .ad #hd1{
>
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
> #ygrp-sponsor .ad a{
> text-decoration:none;}
> #ygrp-sponsor .ad a:hover{
> text-decoration:underline;}
> #ygrp-sponsor .ad p{
> margin:0;}
> o{font-size:0;}
> .MsoNormal{
> margin:0 0 0 0;}
> #ygrp-text tt{
> font-size:120%;}
> blockquote{margin:0 0 0 4px;}
> .replbq{margin:4;}
> -->
>               
> 
> 
> 
> 
> 
>      
____________________________________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke