Mengenai gelar pahlawan bagi GD, jangan khawatir. Insyaallah hanya soal waktu. 
Semua perjuangan itu melalui proses, termasuk harus menghadapi pro dan 
kontra...Tunggu saja, asalkan para kaum muda yang pro ini terus melanjutkan apa 
yang telah dirintis, digagas dan diperjuangankan oleh GD. Hal inilah yang 
terpenting. bukankah begitu?

Salam, 

--- On Wed, 20/1/10, sofwan nadi <[email protected]> wrote:

> From: sofwan nadi <[email protected]>
> Subject: [kmnu2000] Kepada yang tidak setuju gelar kepahlawanan bagi Gus Dur
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, 20 January, 2010, 1:22 PM
> 
> Salam.
> 
> Gus Dur tidak butuh gelar pahlawan. Itu jelas. Itu benar.
> Tapi dalam level kenegaraan, hitam diatas putih itu penting
> dan perlu.
> Masyarakat yang punya tanah, tanpa sertifikat,
> kepemilikannya tidak diakui.
> 
> Imam Bonjol yang bukan pahlawan, menurut saya, karena tidak
> jelas apa kepahlawanannya, tapi diabadikan di buku-buku SD.
> Budi
> Utomo (BU) yang dibilang perintis kebangkitan nasional,
> padahal aneh: Siapa
> merintis apa?. Pakar sejarah Unpad (Ahmad Mansur
> Suryanegara) tidak
> setuju dengan BU sbg perintis kebangkitan, sebab Jawa
> minded. Lagi, tidak ada
> bukti langsung sumbangsih terhadap kebangkitan nasional.
> Bagi Prof
> Suryanegara, Syarikat Islam adalah perintis kebangkitan
> nasional.
> Karena Islam dalam konteks sejarah dimasa itu adalah
> kontra
> kolonialisme, mencita-citakan kedaulatan yang pernah ada
> dimiliki
> secara kolektif, perlu direbut dan dikembalikan kepada
> masyarakat. Karena kolonialis
> datang merebut kedaulatan dari kerajaan-kerajaan Islam
> sebelumnya. Sedangkan nama Indonesia belum
> dikenal saat itu.
> 
> Tapi karena formal kenegaraan sudah mengatakan
> begitu, disetiap buku pelajaran sejak SD, anak-anak bangsa
> dicekoki
> untuk mengakuinya, karena formalitas kenegaraan sudah
> menuliskannya.
> 
> Gus
> Dur tanpa gelar formal kepahlawanan.... tak ada seorangpun
> yang dapat
> menuliskan kepahlawannannya di buku SD, kecuali di buku
> ke-NU-an atau
> di buku-buku yang tidak populis.
> 
> Jadi siapa yang butuh Gus Dur mendapat gelar pahlawan?
> Gus Dur, tidak.
> Anda dan saya? Mungkin juga tidak.
> Apa perlunya bagi anda dan saya gelar tersebut?
> 
> Tapi
> lain artinya bagi semangat perjuangan apa saja yang
> diperjuangkan Gus
> Dur. Ia memerlukan legitimasi perjuangan. Dengan Gus Dur,
> sebab
> kejuangannya di ranah itu, disebut pahlawan, maka
> nilai-nilai
> perjuangan yang beliau perjuangkan memperoleh legitimasi
> untuk terus
> diperjuangkan, bahkan sampai kepada penanaman nilai-nilai
> tsb di
> buku-buku SD.
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang
> Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo
> dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena
> suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim
> email ke: 
> [email protected]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
>     [email protected]
> 
> 
> 


      
_______________________________________________________________________________
Yahoo! Toolbar is now powered with Search Assist.Download it now!
http://malaysia.toolbar.yahoo.com/

Kirim email ke