http://www.antaranews.com/berita/1263728766/gus-dur-dianugerahi-unmar-award-2010
Gus Dur Dianugerahi Unmar Award 2010 Minggu, 17 Januari 2010 18:46 WIB | Hiburan | Seleb | Dibaca 11214 kali Kuta (ANTARA News) - Penghargaan Universitas Mahendradatta atau Unwar Award 2010 diberikan kepada mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid yang dinilai telah berjasa besar dalam membangun kerukunan antarumat beragama, sekaligus tokoh dalam mempertahankan keutuhan NKRI. Rektor Universitas Mahendradatta, Dr SG Ngurah Arya Wedhakarna mengatakan, Gus Dur adalah guru bangsa yang pantas mendapat penghargaan. "Gus Dur tidak jauh beda dengan Soekarno. Karena itu, tidak salah jika rakyat Bali memberikan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur," katanya di Kuta, Bali, Minggu. Penghargaan pertama yang datang dari kalangan universitas di Indonesia untuk Gus Dur itu diserahkan oleh Rektor Unmar kepada Inayah Abdurrahman Wachid, yang mewakili keluarga besar Gus Dur. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian dies natalis ke-47 Universitas Mahendradatta. Menurut Arya, meski Soekarno dan Gus Dur sosok pemimpin yang terlahir berbeda di zamannya, tapi keduanya mempunyai pemikiran dan spirit yang sama dalam menegakkan demokrasi di tanah air. Hal itu, kata Arya, dapat dilihat dari semangat Gus Dur yang selalu membela kaum minoritas, termasuk yang ada di Bali. "Bagi kami rakyat di Bali, Soekarno dan Gus Dur adalah sosok yang diistilahkan dengan Awatara atau orang pintar yang menjadi penyelamat di bumi," katanya. Di bidang akademika, kata Arya, Soekarno dan Gus Dur sama-sama sebagai imluwan yang masuk ke dalam deretan orang-orang pandai di dunia. "Soekarno mampu mengantongi 24 gelar doktor honoris causa, demikian juga halnya Gus Dur memiliki 10 gelar yang sama," katanya. Jika saat ini terjadi tarik menarik cukup kuat soal rencana pemberian gelar kepahlawanan kepada Gus Dur, lanjut Arya, tidak demikian halnya dengan civitas akademika Unmar. "Kami langsung berbuat konkret, tidak ragu dalam memberikan penghargaan kepada almarhum Gus Dur, karena kami merasa jasa beliau demikian besar bagi masyarakat Bali," ucap dia. Usai mendapat tanda penghargaan Unmar Award, Inayah Wulandari Wahid menyatakan rasa haru dan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Bali. "Kami sekeluarga yakin bahwa ini semua menjadi bukti dari hasil apa yang sudah dilakukan Gus Dur selama hidupnya," kata putri bungsu Gus Dur ini. Inayah meyakini, meski saat ini ayahandanya tidak bisa melihat, memandang, mengenang dan menikmati penghargaan yang diberikan, namun penghargaan itu menjadi semacam cambuk bagi diri, keluarga dan seluruh rakyat Indonesia untuk mewarisi dan meneruskan perjuangan Gus Dur. "Penghargaan ini bukan untuk bapak, tetapi kepada kami yang mewarisi perjuangan bapak. Penghargaan ini bukan untuk pajangan di atas meja, namun untuk mengingatkan kami yang ditinggalkan bahwa perjuangan Gus Dur belum selesai," tandas Inayah yang mengenakan kerudung dibalut baju muslim serba hitam itu. Semua itu, kata Inayah, tidak akan berarti apa-apa jika apa yang diperjuangkan Gus Dur tidak dilanjutkan. "Penghargaan ini bisa sia-sia jika kami tidak menghidupkan nilai-nilai dan prinsip yang selama ini ditegakkan Gus Dur, yakni bahwa keberadaan manusia itu sama di mata negara, demokrasi dan keadilan. Pluralisme harus ditegakkan. Ini menjadi PR besar di negara kita," ucapnya.(*) ________________________________ From: Fathonah K. Daud <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, January 20, 2010 2:24:25 PM Subject: Re: [kmnu2000] Kepada yang tidak setuju gelar kepahlawanan bagi Gus Dur Mengenai gelar pahlawan bagi GD, jangan khawatir. Insyaallah hanya soal waktu. Semua perjuangan itu melalui proses, termasuk harus menghadapi pro dan kontra...Tunggu saja, asalkan para kaum muda yang pro ini terus melanjutkan apa yang telah dirintis, digagas dan diperjuangankan oleh GD. Hal inilah yang terpenting. bukankah begitu? Salam, --- On Wed, 20/1/10, sofwan nadi <de_a...@yahoo. com> wrote: > From: sofwan nadi <de_a...@yahoo. com> > Subject: [kmnu2000] Kepada yang tidak setuju gelar kepahlawanan bagi Gus Dur > To: kmnu2...@yahoogroup s.com > Date: Wednesday, 20 January, 2010, 1:22 PM > > Salam. > > Gus Dur tidak butuh gelar pahlawan. Itu jelas. Itu benar. > Tapi dalam level kenegaraan, hitam diatas putih itu penting > dan perlu. > Masyarakat yang punya tanah, tanpa sertifikat, > kepemilikannya tidak diakui. > > Imam Bonjol yang bukan pahlawan, menurut saya, karena tidak > jelas apa kepahlawanannya, tapi diabadikan di buku-buku SD. > Budi > Utomo (BU) yang dibilang perintis kebangkitan nasional, > padahal aneh: Siapa > merintis apa?. Pakar sejarah Unpad (Ahmad Mansur > Suryanegara) tidak > setuju dengan BU sbg perintis kebangkitan, sebab Jawa > minded. Lagi, tidak ada > bukti langsung sumbangsih terhadap kebangkitan nasional. > Bagi Prof > Suryanegara, Syarikat Islam adalah perintis kebangkitan > nasional. > Karena Islam dalam konteks sejarah dimasa itu adalah > kontra > kolonialisme, mencita-citakan kedaulatan yang pernah ada > dimiliki > secara kolektif, perlu direbut dan dikembalikan kepada > masyarakat. Karena kolonialis > datang merebut kedaulatan dari kerajaan-kerajaan Islam > sebelumnya. Sedangkan nama Indonesia belum > dikenal saat itu. > > Tapi karena formal kenegaraan sudah mengatakan > begitu, disetiap buku pelajaran sejak SD, anak-anak bangsa > dicekoki > untuk mengakuinya, karena formalitas kenegaraan sudah > menuliskannya. > > Gus > Dur tanpa gelar formal kepahlawanan. ... tak ada seorangpun > yang dapat > menuliskan kepahlawannannya di buku SD, kecuali di buku > ke-NU-an atau > di buku-buku yang tidak populis. > > Jadi siapa yang butuh Gus Dur mendapat gelar pahlawan? > Gus Dur, tidak. > Anda dan saya? Mungkin juga tidak. > Apa perlunya bagi anda dan saya gelar tersebut? > > Tapi > lain artinya bagi semangat perjuangan apa saja yang > diperjuangkan Gus > Dur. Ia memerlukan legitimasi perjuangan. Dengan Gus Dur, > sebab > kejuangannya di ranah itu, disebut pahlawan, maka > nilai-nilai > perjuangan yang beliau perjuangkan memperoleh legitimasi > untuk terus > diperjuangkan, bahkan sampai kepada penanaman nilai-nilai > tsb di > buku-buku SD. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------ --------- --------- ------ > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > http://www.numesir. org untuk informasi tentang Cabang > Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo > dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena > suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim > email ke: > kmnu2000-unsubscrib e...@yahoogroups. com > > Yahoo! Groups Links > > > kmnu2000-fullfeatur e...@yahoogroups. com > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Yahoo! Toolbar is now powered with Search Assist.Download it now! http://malaysia. toolbar.yahoo. com/ [Non-text portions of this message have been removed]
