At 09:42 AM 2/26/2002 +0700, Donny B.U. wrote:
>hehehe, opa betul. dulu rame jaman2nya IRC yah. lalu sekarang ada game
>nexia....(kudu onlen) dan game counter strike (gak harus onlen). tapi
>kesemuanya memang pada jamannya masing2 untuk mengundang para pengunjung ke
>warnet.....

Ini ada hubungan yang erat dengan kebangkrutan beberapa warnet, karena si 
pemilik warnetnya tidak "eat-sleep-and-dream" dengan teknologi warnet-nya, 
istilahnya mereka hanya nyari untung saja, tidak punya visi dan misi yang 
jelas.

Ada juga yang ikut-ikutan saja ... mumpung gelombang masih tinggi .... 
ngikut saja, dan bisa naik ke gelombang yang paling tinggi.

>soal tulisan saya "jangan membandingkan", itu gak refer ke opa. tetapi ke
>gejala umum. kita di milis khan banyak yang suka bilang, "di vcd lebih porno
>daripada internet". nah lalu di koran, ada yang bilang "di internet lebih
>porno daripada tv". jadi ya "mbulet" aja kesitu-situ, gak ada
>ujung-pangkalnya.

hehehehe .. no comment deh jadinya .....

>mungkin gak opa, Awari memberikan penjelasan kepada para bank yang
>menyelenggarakan e-banking tentang fakta-fakta kejahatan via warnet dan
>pencegahannya. lalu Awari juga berseru kepada pemilik warnet untuk memeriksa
>setiap komputernya, dan berseru kepada masyarakat pengguna Internet
>dimanapun untuk selalu waspada.

hehehehe .... mas Donny sih nggak tau, yang namanya bank itu kepalanya udah 
gede kayak genderowo, mana mau ngedengerin omongan kita-kita .........

Bisa saja sih kita kowar-kowar di milis, media massa, dan di berbagai 
kesempatan, tetapi tenaga untuk bikin itu kayaknya mending untuk mikirin 
bagaimana membangun infrastruktur yang lebih matang, karena banyak pebisnis 
warnet yang mau sombong-sombongan pake leased line, pake wireless, pake 
ADSL, padahal kajian bisnisnya sama sekali nggak masuk .... nah mungkin 
meng-konsentrasikan hal ini yang lebih urgent ketimbang yang lain, yang 
memang penting tetapi tidak urgent !

Inget kan 7 Habit-nya Steven Covey ? - Put First Things First

>jadi kita gak perlu urusan tetek-bengek dengan "konten" di Internet (mau
>porno kek, mau judi kek, dll), tapi kita harus concern dengan "citra"
>internetnya. gimana orang mau mengenal internet, kalau yang mereka dengar
>adalah yang negatifnya. gimana orang mau bertransaksi di warnet, kalau yang
>mereka baca hanyalah pembobolan rekening bank.

Koran atau media massa kan paling seneng mengetengahkan keburukan (inget 
kasus CNN ?), karena memang paling enak baca yang seram-seram, yang 
jelek-jelek, yang macem-macem, kalau yang bagus-bagus, orang sudah bosa 
dengan impiannya sendiri-sendiri, jadi setuju sama mas Donny .... kita 
nggak perlu ngurusin tetek bengek kayak begitu, mending kita manfaatkan 
waktu yang amat berharga ini untuk hal-hal lain yang bisa bikin maju.

>tapi sekarang kita perlu secara bersama "bersuara" kepada masyarakat umum
>(awam) non-pengguna Internet, bahwa Internet itu bisa ini, bisa itu, dan
>hal-hal lain yang positip dan negatif. positipnya bisa untuk pendidikan,
>keluarga, dst dst. lalu negatifnya ini ini ini. jelaskan pula bahwa kita
>bisa menanggulangi negatifnya (porno, judi, crime, dll) melalui cara ini ini
>ini.

Saya rasa ... manusia Indonesia kan sudah cukup punya pendidikan, sehingga 
mereka bisa mengambil keputusan yang terbaik untuknya, jadi menurut hemat 
saya, mending kita serahkan deh ke mereka.

Kan istilahnya, mereka udah gede, udah bisa menentukan jalan hidupnya sendiri.

>saya akan dukung dan bantu Awari semampu saya. apa yang opa perlu dibantu,
>kasih tau saja. soalnya, sudah beberapa media massa (warta kota, kompas,
>warta ekonomi) yang menurunkan tulisan tentang resiko bertransaksi via
>warnet. yang bisa kita lakukan bukan berkata "oh itu berita tidak benar, itu
>hanya satu-dua warnet saja", tetapi kita harus berkata "ya memang, ada
>resiko bertransaksi di warnet, tetapi para warnet, khususnya anggota awari,
>telah kami ajarkan teknik menghindari penyadapan di komputer, dst dst".

Terima kasih atas kesediaannya membantu Awari, dan hal ini yang amat-sangat 
diharapkan.

Saya sebagai salah satu anggota Presedium Awari, sebetulnya miris juga 
melihat banyaknya warnet bergelimpangan, tetapi memang saya dan tante 
Judith sedang secara intensif berdiskusi, bagaimana mengatasi hal ini, 
tidak sekedar berteriak-teriak mau protes kesana-kemari atau jadi 
profokator yang tidak produktif.

Kebiasaan saya dan tante Judith, yakin dulu, OK dulu, baru kita 
informasikan ke semua pihak, kalau belum-belum sudah ngomong, takut 
disamber geledek !

>ya mudah2an jangan sampai nanti ada statement di media massa bahwa paling
>enak mengakses pornografi di warnet. wah itu bisa jadi kerjaan yang berat.
>soalnya kebanyakan orang2 IT (tidak terkecuali saya) selalu reaktif.
>menyangkal sana sini, tetapi rujukannya selalu diri sendiri.
>hehehehehe....... :)

Yah .. namanya juga mereka usahe .... jadi biarkan saja mereka menulis 
dengan apa yang mereka rasa benar, kita tidak perlu mengikuti gelombangnya 
..... kita lakukan yang terbaik untuk kita, insyaallah, masyarakat atau 
komunitas TI akan tahu mana bener, mana salah.

>nb: opa, mungkin belum terlalu terlambat, saya usulkan awari mencanangkan
>semacam "bersih warnet" (atau apalah namanya). ya intinya, memberikan
>pemahaman dan pengetahuan tentang "keylogger", teknik2 crime via warnet,
>dll. jadi setidaknya bisa mencegah meluasnya crime via warnet, dan perlahan2
>mengembalikan kepercayaan orang untuk bertransaksi via warnet. tapi itu baru
>sebagian kecil yang harus kita jalankan. ada sosialiasi internet ke
>masyarakat oleh warnet sekitar, ada tools (brosur, dll) yang sebaiknya
>disiapkan warnet2 untuk para pengunjungnya dan bisa dibawa pulang karena
>isinya bermanfaat bagi rumah tangga, ada kesadaran moral dari para ISP untuk
>menginformasikan situs2 positip dan teknik2 memfilter PC di rumah, dll. tapi
>itu memang butuh waktu dan dana. balik-baliknya, tergantung bagaimana niat
>kita aja sih :)

Saya paling takut kalau berkoar bikin program ini-itu, karena efeknya nanti 
ditagih oleh anggota - saya masih punya urat malu menghadapi keadaan 
tersebut, karena dua program saja belum bisa tuntas ... kalau nambah lagi, 
akhirnya nanti semua nggak beres.

Tapi saya mengucapkan terima kasih sekali, bahwa mas Donny sudah amat 
memperhatikan Awari, amat membantu komunitas ini, dan yang pasti, saya 
tidak akan berhenti-hentinya untuk minta bantuan mas Donny untuk segala hal.

Salam,


Opa


_______________________________________________
Milis Komunitas Sekolah2000 (A.K.A [EMAIL PROTECTED])
Untuk posting kirim email ke : [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengubah mode langganan anda, berhenti langganan kunjungi:
http://milis.sekolah2000.org/mailman/listinfo/komunitas

Kirim email ke