Salam,
(before being sacrificed upon the altar by Mega's follower):

> -----Original Message-----
> From: Eva Kurnia D [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> 
> Buktinya, dulu waktu jaman orde baru dan Mega "dikuyo-kuyo" lantas banyak
> orang bersimpati padanya salah satunya khan karena dia perempuan. 
> 
        Mega mendapat simpati karena di"kuyo-kuyo" ?  Sri Bintang dan
Budiman (apalagi AQ Jailani) yang mendapat perlakuan lebih "istimewa" dari
Orba hanya mendapat simpati secukupnya saja.
        mbak Eva, poinnya sederhana saja.  "Simpati" atau "antipati" pada
Mega bukan karena soal perlakuan "istimewa" dari Orba, apalagi soal gender,
tapi karena soal kepentingan.  Sangat wajar jika mereka yang nggak/kurang
percaya pada Amien Rais, meragukan PKB/Gus Dur, nggak seneng ama Yusril,
benci ama Golkar, etc. dll.  akan berfihak pada Mega.  Sebaliknya juga
begitu.

        regards, rahmadD



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke