-----Original Message-----
From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, June 06, 1999 13:58
Subject: [Kuli Tinta] Wanita Muslim Tidak Berkualitas sbg Presiden?


>Perempuan oleh Islam katanya dilarang sebagai pimpinan pemerintahan.
>Alasannya katanya, perempuan (Islam) tidak becus menjadi pimpinan. Padahal
>dalam kenyataan seorang perempuan mampu untuk menjadi pimpinan
>pemerintahan, apakah itu sebagai presiden, ataukah sebagai Perdana Menteri.
>Demikian hal semacam ini tidak menjadi tabu di negara-negara yang mayoritas
>penduduknya beragama Kristen atau non-muslim lainnya. Kita mengambil
>sedikit contoh saja, seperti "wanita besi" dari Inggris atau PM Margareth
>Thatcher, kemudian ada Presiden Philipina Ny. Qorazon Aquino. Bahkan
>sebenarnya, Islam pun (pernah) punya PM dari Pakistan yang sangat ulet dan
>solid sampai sekarang.
>
>Kalau memang wanita (muslim) tidak boleh menjadi presiden karena katanya
>tidak becus, atau apapun alasannya, berarti jelas ada diskriminasi gender,
>dan berarti pula secara tidak langsung mengakui kualitas wanita (muslim)
>kalah dengan perempuan-perempuan di negara-negara non-muslim. Bagaimana
>ini? Ada yang bisa jelaskan? Pak Abdullah Hasan di Kuli-Tinta, mungkin?


Bung Daniel memang betul, cuma M.Thatcher, Q.Aquino, B.Bhutto, mau
dibandingkan dengan siapa di Indonesia? Namun memang sepengetahuan saya,
tidak bisa dibandingkan. Karakteristik wanita di setiap daerah, dengan
perbedaan alam, perbedaan situasi&kondisi, dan perbedaan-perbedaan lainnya
yang membentuk pribadi seorang manusia sangat mempengaruhi hal tersebut.
Bisa dihitung dengan jari, wanita di Indonesia yang punya kapasitas seperti
3 orang wanita yang sudah disebutkan di atas.
Karena apa? Mari kita tunggu pendapat anggota milist yang wanita...
Tidak semua wanita bisa jadi pemimpin, tapi pasti ada yang bisa! ;-)

peace,
DEZIG!


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!





Kirim email ke