-----Original Message-----
From: Bahrudin Ghalib <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, June 11, 1999 9:27 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Laki-laki tak berguna
>Sudah merupakan sunnatullah bahwa umur wanita lebih panjang daripada umur
>laki-laki dan jumlah wanita lebih banyak daripada jumlah laki-laki.
Maafkan kebodohan saya pak Ghalib,
Sungguh saya tidak tahu jika umur wanita lebih panjang dari umur laki-laki
merupakan sunnatullah.
Apakah anda mengatakan ini berdasarkan dalil?, atau hasil riset barangkali?.
Asumsi saya selama ini hal itu disebabkan karena perbedaan aktifitasnya
saja.
Kalau kemudian (misalnya) suatu saat nanti tidak ada lagi kecenderungan
perbedaan aktifitas (anda tahu maksudnya), bisakah dikatakan bahwa
sunnatullah telah berubah?.
>hikmahnya antara lain :
>1. Wanita mempunyai kodrat lebih mampu memelihara, merawat dan membesarkan
>anak cucu. mereka rela menjadi janda seumur hidup asalkan bisa membesarkan
>anak cucunya yang ditinggalkan ayahnya, sedangkan ayah biasanya kalau
>ditinggal pergi oleh istri selalu ingin cepat untuk mencari wanita lain
>sebagai gantinya.
Agak setuju!, tapi rasanya jadi aneh kalau dengan alasan itu kemudian
disimpulkan (masih dalam konteks lho) 'wanita layak menjadi pemimpin'
2. Diantara sekian banyak wanita, ada yang rela dimadu,
>karena kalau tidak sebagian wanita tidak kebagian suami kalau 1 untuk 1.
Kalau begitu ini bukan hikmah dong?
Maaf, barangkali saya yang kurang memahami dimana letak hikmahnya.
>> ----------
>> From: Wenita[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
>> Sent: Wednesday, June 09, 1999 12:12 PM
>> To: '[EMAIL PROTECTED]'
>> Subject: RE: [Kuli Tinta] Laki-laki tak berguna
>>
>> Kalo boleh nambah....
>> boleh dilakukan riset, kaum wanita umumnya berumur lebih panjang daripada
>> pria dan walaupun secara fisik otot wanita tidak sekuat pria namun
>> kecenderungan kaum wanita mempunyai daya tahan fisik dan mental yang
lebih
>> baik daripada pria.....
>> ( Believe it or not..... )
>>
>> wenny
>>
>> ----------
>> From: Ita & Felix[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>> Sent: Wednesday, June 09, 1999 4:39 AM
>> To: [EMAIL PROTECTED]
>> Subject: Re: [Kuli Tinta] Laki-laki tak berguna
>>
>> Bung Widiyanto yang baik..
>> Saya tidak tahu dari mana anda mendapatkan informasi bahwa wanita yang
>> sedang mengalami menstruasi tidak bisa menerima tamu.
>> Setahu saya (sebagai wanita yang pernah mengalami menstruasi) yang tidak
>> bisa dilakukan saat wanita datang bulan adalah berhubungan intim dan
>> melakukan olah raga fisik yang terlalu berat (misalnya maraton, sedangkan
>> untuk aerobik dan yang lainnya bisa dilakukan seperti hari biasa)
>>
>> Apakah anda mengklasifikasikan menerima tamu kenegaraan untuk berbincang2
>> sambil minum teh adalah olahraga yang terlalu berat?
>>
>> salam
>> ita
>>
>> -----Original Message-----
>> From: widiyanto <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>> Date: martes, 08 de junio de 1999 19:26
>> Subject: Re: [Kuli Tinta] Laki-laki tak berguna
>>
>>
>> >Memang betul Mbak sari,
>> >tapi kalau Presidennya seorang wanita lalu kebetulan pada suatu saat
>> sedang
>> >kedatang tamu penting dari sebuah negara besar, lalu presiden kita yang
>> notabene
>> >seorang wanita yang pada saat itu pula kebetulan sedang mendapatkan
>> (ma'af)
>> >halangan datang bulan alias haid.....nah terpaksa deh presiden jadi
>> berhalangan
>> >dulu yang seharusnya tidak perlu berhalangan ya nggak ? Itu baru salah
>> satu
>> saja,
>> >dan masih banyak lagi yang lainnya bahwa pria ditakdirkan lebih siap
>> untuk
>> menjadi
>> >seorang peminmpin, begitu kira-kira ya Mbak Sari ?.
>> >
>> >
>>
>>
>> ______________________________________________________________________
>> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> ______________________________________________________________________
>> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!