Kang Gigih, nyuwun sewu ya Kang ....
Terus hari ini Gus Dur mengeluarkan fatwa. Bunyinya begini : Wajib
hukumnya warga Nahdliyin mendukung Poros Tengah.
Plus masih ditambah embel-embel lagi : Selaku calon Presiden maka saya
terlebih mendukung diri saya dulu baru kemudian Megawati. Kalau saya
bisa maka Megawati ya sebaiknya tahu diri.
Ahhh, dunia politik, betapa seringnya engkau mengecewakan orang-orang
yang penuh harapan ......
Saya, Gigih, Martin, Komkom, Dave
Kerap sering dikecewakan dengan politik,
S a m
GIGIH NUSANTARA wrote:
>
> --- Cosmas Damianus Tufan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Diam-diam Partai Amanat Nasional (PAN) terancam
> > perpecahan. Kubu Faisal Basri berhadapan
> > dengan Kubu AM Fatwa. Hebatnya, tabloid AMANAT
> > sendiri, corong resmi PAN, yang membuka
> > kemelut ini. Demikian berita dari Tabloid DETAK
> > terbaru.
> >
>
> Di posting-postingku yang lalu, perkiraan ini sudah aku 'baca',
> peluangnya untuk terjadi sangat besar sekali. Yang sudah terbukti
> adalah Golkar yang berselisih sendiri.
>
> Pergulatan politik di kubu-kubu tersebut bergerak sangat cepat, karena
> memang Sidang Umum MPR tinggal beberapa hari lagi. Kemungkinan pecah
> dalam waktu dekat sangat tinggi, dibanding untuk bersekutu. Maklum,
> tingkat saling 'olok' di antara mereka sudah sedemikian dalam melukai
> masing-masing, sehingga sudah tak cukup waktu untuk menyembuhkannya.
>
> Bagaimana pun, kesempatan untuk tampil membela dan menjadikan negeri
> ini ke arah yang benar sudah jadi obsesi. Itu sebabnya, jika ada
> gelagat sedikit saja yang agak melenceng, maka kecurigaan pun cepat
> muncul, yang repotnya sulit untuk dicoba disederhanakan kembali.
>
> Melihat sepakterjang orang-orang PAN, setidaknya Faisal Basri masih ada
> hal-hal tertentu yang cukup bermutu, untuk diajak dalam rombongan
> mereka yang bisa memperbaiki carut-marut bangsa ini. Kualitas Faisal
> Basri, yang sudah sangat alergi terhadap Habibie, mana mungkin bisa
> berendeng bareng dengan AM Fatwa, yang sudah kehilangan harapan itu.
> Sehingga sudah sangat sulit bagi Faisal Basri, dengan modal
> intelektualitas yang berkadar tinggi itu, untuk bisa tenteram berada
> dalam kubu yang patut dipertanyakan itu. Lebih-lebih dengan manuver mas
> Amien yang bahkan membingungkan orang dalam poros tengah sendiri,
> seperti yang diutarakan oleh Yusril.
>
> Saat ini, yang masih konsisten dengan gerakan awal perjuangan mereka,
> cuma tinggal PDI Perjuangan, PKB, dan TNI. Selebihnya, selain terlalu
> kecil sehingga tak perlu masuk hitungan, juga sedang mengalami masalah
> internalnya yang tak gampang diurai. Golkar, meski kelihatan konsisten,
> tetapi itu hanya di permukaan saja. Berbagai terpaan skandal, bagi
> kelompok profesional dan intelektual, jelas memalukan. Lebih-lebih
> Baramuli, yang kian nekad saja tiap hari itu. Ya, memang, tidak nekad
> pun, mau pura-pura baik pun, track record yang dimilikinya tak cukup
> menjadikan paspor untuk berperahu bersama di era pemerintahan baru
> nanti. Nekadnya, yang semakin tidak karuan dan memuakkan, buntutnya
> akan membawa musibah terpecahnya partai ini.
>
> Bututnya Habibie di mata rakyat, setidaknya menjadikan partai Golkar
> sudah sulit untuk tetap konsisten membela Habibie. Saat SU nanti, saya
> punya keyakinan, akan banyak yang membelot. Ketika semua sudah melihat
> kasus bank Bali sebagai sebuah skandal yang sangat memalukan Habibie,
> tiba-tiba mas Amien tampil dengan 'guyonan' soal Lippo, yang sangat
> mudah untuk ditafsirkan sebagai order dari Habibie untuk membelokkan
> perhatian. Kalau ada apa-apa di PAN, boleh jadi ini salah satu
> penyebabnya.
>
> Bukan mau mendahului, sebentar lagi akan ada partai lain yang menyusul.
> dan itu pasti bukan PDI Perjuangan serta PKB.
>
> Gigih
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim
>e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail
kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!