----- Original Message -----
From: Ahmad Dimpu <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 02, 1999 12:56 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] POLRI mendukung PDIP/Pemulihan ekonomi


>
> --- Chandra Adenan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Baiklah, walaupun aku cenderung untuk tetap
> > Jadi aku bilang siapa pun yang akan berada diatas
> > hanya sang waktu yang akan
> > menentukan, jangan harap ekonomi bisa pulih begitu
> > saja (hanya berbekal
> > tekad dan uang pun tidak akan mencukupi). Dengan
> > kata lain untuk memperbaiki
> > keadaan sekarang kita membutuhkan tindakan yang
> > berparameter: tekad (x),
> > dana (y) dan waktu (z).
>
> Ikutan,
> Saya setuju sekali dengan pendapat bahwa untuk memulihkan ekonomi yang
> sudah terpuruk ini maka sangat diperlukan sekali pergantian
> pemerintahan, tapi tentunya tidak revolusioner(seperti th. 66),
> bertahap saja, supaya konstitusi tetap terjaga.
>
> Bung adenan, anda memberikan tiga variable parameter untuk memperbaiki
> keadaan sekarang: tekad,x;dana,y;waktu,z. Dapatkah anda menggambarkan
> seperti apa formula hubungan antar parameter tersebut?

Nah lho, ini menarik sekali. Pertanyaan ini membuat aku harus memeras otak
(mati dong kita kalo otaknya diperas ya)  agar apa yang aku pikirkan bisa di
interprestasikan secara lebih jelas. Masalahnya adalah yang harus dijelaskan
adalah sebuah gejala sosial yang sebenarnya memiliki ukuran yang relatif dan
abstrak.
Begini :
Pemulihan ekonomi (aku lebih suka menyebutnya sebagai penyehatan ekonomi),
haruslah merupakan sebuah tindakan untuk menyeimbangkan antara tekad(x),
dana(y) dan waktu(z). Sehingga kalau dirumuskan secara matematis maka
goalnya haruslah x=y=z. sehingga apapun bentuk bidang yang merentang didalam
ruang dimensi itu memiliki bentuk yang harmonis.
Tekad atau x adalah representasi klas dari kualitas pelaksana penyehatan
ekonomi yang sebenarnya berbentuk program kerja.
Dana atau y kelas dari ongkos yang diperlukan  dan Waktu atau z juga kelas
dari waktu yang dibutuhkan .

Sebagai contoh:
Misalnya kita mencoba untuk menyelesaikan masalah ekonomi dengan memberantas
korupsi. Kita punya keyakinan bahwa dengan memberantas korupsi maka akan
probabilitas pertumbuhan ekonomi akan semakin besar.
Dari pemberantasan korupsi itu yang paling berat adalah bagaimana
meningkatkan kemampuan ekonomi pegawai negeri sehingga mereka tidak perlu
lagi mencuri uang rakyat dan kalaupun mencuri uang rakyat ada alasan untuk
menghukumnya seberat mungkin.
Maka untuk tindakan peningkatan kemampuan ekonomi ini kita memberi nilai
kelas sebesar 50.
KIta tahu bahwa untuk peningkatan kemampuan ekonomi itu akan memakan
anggaran belanja sangat besar, untuk itu kita memberikan jatah 50% dari
anggaran sebagai biaya yang diperlukan untuk itu.
Disini kita akan melihat perimbangannya semakin besar x nya harus membuat y
nya juga membesar.
Tetapi apakah masalahnya teratasi, ternyata tidak. Kita harus menentukan
lama waktu yang diperlukan. Katakan saja kita bertekad untuk menyelesaikan
masalah kita ini pada tahun 2009 (terlambat satu tahun dari saatnya pasar
bebas harus dilaksanakan di Indonesia yang kita janjikan kepada dunia akan
dilaksanakan pada tahun 2008). Maka besarnya beban anggaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan masalah korupsi dengan meningkatkan ekonomi pegawai
negeri adalah 5 tahun pertama (2004) yang berarti 50% dari waktu yang
diperlukan sehingga kita memberi nilai z dengan 50.
Maka apabila kita formulasikan maka : (x*y)/z=(x*z)/y=(y*z)/x.
Dari sini bisa dilihat bahwa apapun yang dilakukan harus memperhitungkan
masalah waktu.
Megawati/Amien Rais/Gus Dur/Aku/entah siapa presidennya pasti sama saja,
kita tidak bisa mengharapkan pemulihan ekonomi seperti durian runtuh.
Tentu saja formulasi ini masih jauh dari sempurna (karena untuk
menyumpurnakannya aku harus PHD dulu barangkali).





>
>
> > ----- Original Message -----
> > From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Wednesday, September 01, 1999 7:36 PM
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] POLRI mendukung PDIP
> >
>





______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke