Aku tidak bisa mengatakan siapa nara sumbernya karena ada perasaan kawatir
yang aku rasakan dari mereka, dan mereka dengan sangat hati-2 mengatakan
bahwa 'jangan bilang berita ini dari saya'.
Yang jelas nara sumber pertama adalah tamtama POLRI dari jajaran POLDA
JABAR, sedangkan nara sumber kedua adalah perwira menengah POLRI yang
sekarang menjadi instruktur di PTIK.
Tetapi yang jelas antara kedua orang tersebut tidak mempunyai hubungan apa-2
(kecuali sama-2 polisi), bahkan aku ragu kalau mereka saling mengenal.



----- Original Message -----
From: Franca A.S. Wenas <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 03, 1999 10:25 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] POLRI mendukung PDIP


> Untuk menyatakan POLRI secara kelembagaan memilih PDIP, rasanya 'cerita'
> anda itu perlu dijelaskan siapa nara sumber itu, apa pangkatnya, sehingga
> dapat disimpulkan itu benar sebagai 'policy' & keinginan lembaga, atau
hanya
> oknum saja (meskipun oknum itu melibatkan banyak orang, bahkan sebagian
> besar orang).
> Kalau anda tidak punya data itu, yah nggak apa-apa sih, hanya bagi saya
> tidak dapat disimpulkan apa-apa. Kita seperti menebak saja (memilih kucing
> dalam karung , gitu!!).
>
> Trim's,  Fw.
>
>




______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke