Ngomongin Makassar kok ngomong PDI P... ha..ha.ha.. dendam amat sih?
Obyektif.... ;-(

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
"Love your enemies, do good to those who hate you"

-----Original Message-----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 25 Oktober 1999 16:12
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pesta usai sudah


>On Sat, 23 Oct 1999, [iso-8859-1] �� wrote:
>
>> ----- Original Message -----
>> From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: <[EMAIL PROTECTED]>
>> Sent: 23 October 1999 07:57
>> Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: [padhang-mbulan] Pesta usai sudah
>
>> Dengan sangat prihatin dan penuh empathy kepada saudara-saudara
>> kita di Makassar, semoga buntut euphoria politik ini segera tuntas
>> berakhir.
>
>> Saya sangat yakin Sulawesi Raya atau Indonesia Timur sekalipun,
>> mempunyai kemampuan yang cukup untuk berdiri sebagai satu negara
>> berdaulat. Tetapi sayang sekali kalau hal itu terjadi karena kesalah
>> pahaman yang bukan tidak mungkin dipicu oleh interest segelintir
>> manusia.
>> =========================
>
>WAM:
>Saya termasuk yang tidak setuju dengan upaya pemisahan diri ini.
>Tapi, itulah buah upaya premanisme yang selama ini rajin ditebarkan oleh
>PDI-P. Massa akan marah jika Mega tidak terpilih. Apa bedanya dengan warga
>Sulsel yang memilih merdeka? Kenapa tidak ditegakkan bahwa setiap hasil
>demokrasi harus dihargai? Jika premanisme PDI-P tidak dikutuk, ya tidak
>usah mengutuk mereka yang mau merdeka dan memisahkan diri dari Indonesia.
>Jika nantinya Indonesia pecah, ya itu lah buah premanisme politik kita
>sendiri. Memaksakan kehendak.
>
>> Mengikuti berita pagi ini?
>
>> Wawancara SCTV dengan seorang Prod DR di Makasar menurut saya
>> justru malah membakar masa. demikian pula pernyataan Marwah yang
>> mengatakan bahwa ia tidak bisa menerima kekalahan Habibie sebelum
>> bertanding dan bahwa kekalahan itu menunjukkan dominasi Jawa.
>> Selanjutnya ia mengatakan bahwa penolakan pidato HBB itu terjad


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke