On Sun, 30 Jan 2000, [iso-8859-1] �� wrote:
> Om Jan ini seperti mBah Soel. Martin, dan Om Hestu termasuk
> provokator Indonesia Baru dimana pluralitas dimasyarakatkan untuk
> diterima.
WAM:
Tidak salah untuk menjadi provokator masyarakat plural.
Yang salah adalah membiarkan kebiadaban berlangsung hanya karena yang
menjadi pelakunya beragama sama.
> Dua minggu alu saya mendengar RRI Yogya menyiarkan secara langsung
> sebuah kebaktian dimana orang Mesir yang beragama Nasrani membaca
> kitab sucinya dengan bahasanya sendiri, yaitu bahasa Arab. Apakah
> salah?
WAM:
Tidak.
Karena agama Nasrani memang mengijinkan dilakukannya peribadatan dengan
memakai budaya setempat. Termasuk bahasa. Beda dengan agama Islam. Ritual
harus dilakukan dalam bahasa Arab.
>
> ----- Original Message -----
> From: Jan MAMARIMBING <[EMAIL PROTECTED]>
>
>
> Bagaimana dengan yang di bawah ini?
>
> ==========================================================
>
>
> RATUSAN ORANG KRISTEN DITAMPUNG PONDOK PESANTREN SERAM UTARA
>
> AMBON, (SiaR, 22/1/2000). Pondok Pesantren Khairul Ummah, Seram
> Utara, pimpinan K.H. Syahroni menampung 800 umat Kristen yang
> mengungsi dari
> konflik antar pemeluk agama di Maluku. Pondok pesantren yang
> terletak di
> Kobisonta, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah itu, sudah lebih
> dari seminggu
> mengamankan ratusan jiwa warga Kristen. Pangdam Pattimura Brigjen
> TNI. Max M.
> Tamaela dan Gubernur Maluku Saleh Latuconsina mengunjungi lokasi
> penampungan
> para pengungsi ini pada Jumat (21/1) setelah mendengar kabar
> tersebut.
>
> Kondisi para pengungsi sejauh ini dalam keadaan baik. Pangdam Max
> Tamela dalam pertemuan dengan K.H. Syahroni, menawarkan bantuan
> tenaga aparat
> keamanan untuk membantu pengamanan pondok, namun Syahroni
> menolaknya. Syahroni
> menjamin para pengungsi dari Kecamatan Tehuru dan Kecamatan
> Werinama, Maluku
> Tengah ini, akan diperlakukan secara baik-baik oleh para santrinya
> dan juga
> mendapat penjagaan. "Pangdam tidak perlu khawatir," begitu ujar
> Syahroni
> sebagaimana ditirukan Max. Pihak Pemda Maluku sendiri
> rencananya akan mengevakuasi para pengungsi tersebut pada 23
> Januari nanti. ***
>
>
> ----------
>
>
>
> -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!