At 06:14 31/01/00 +0700, ��c= <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
>Lho, kenapa tdk anda katakan juga: bukan baru kali ini gereja
>dibakar??
>Selama Orde Baru sampai sekarang lebih dari 500 gereja dibakar,
>tanpa ada
>reaksi berarti dari orang Kristen, yg seolah pasrah saja.
>"pembalasan" baru
>ada dalam kasus Kupang, dan intens pd kasus Ambon.
>
>��:
>Pertanyaannya adalah mengapa seoalah pasrah saja? karena merasa
>sebagai minoritas atau karena tidak ingin membuat masalah baru?
sebenarnya pernyataan ini ingin memberi penegasan bahwa pada dasarnya tdk
ada tradisi balas-membalas bagi org Kristen. Pertanyaannya, mengapa selah
pasrah saja. Jawabannya bisa bermacam-macam. Karena ajarn Kristen mmg tdk
mengajar balas membalas, krn ada kesadaran balas-membalas tdk menyelesaikan
masalah, karena sadar yg melakukan bukan org2 yg mewakili Islam secara
umum, karena faktor minoritas, dan sebagainya.
>
>Daniel H.T:
>Kerusuhan di Kupang, banyak juga orang Kristen yg melindungi org2
>muslim.
>
>��:
>Atas nama persepsi dalam berkomunikasi yang dijamin oleh hak-hak
>individu maka informasi spt ini harus di delete agar persepsi itu
>tidak berybah.
Kenapa hrs di-delete? Kalau pernyataan sdr WAM sendiri: 'org muslim selalu
membantu org kristen' tdk diminta u/ di-delete? Apa yg saya tulis itu hanya
merupakan suatu 'counetr' atas pernyataan sdr. WAM bahwa tdk ada gunanya
menonjol-nonjolkan hal2 seperti ini. Krn pada umumnya kedua pihak
menghayati hal2 yg baik, misalnya saling bantu. O/ krn itu saya postingkan
forward artikel dari Surabaya Post itu.
>
>Daniel H.T:
>Melihat komentar2 Anda ada kesan anda tdk mau menerima kenyataan
>kalau ada
>org Islam yg berlaku tdk benar. Seolah2 semua org Islam serba
>suci, tdk
>mungkin salah, sebaliknya dng Kristen. Tidak ada yg bisa
>dipercaya, kejam,
>dll.
>
>��:
>Boleh kan individu memiliki attitude, and values system sendiri?
>Yang menjadi pertanyaan adalah individu itu menyadari bahwa ia
>hidup bersama orang lain yang berbeda dalam hal values system?
Setuju. Mungkin sdr Wam yg lbh tepat menjawab pertanyaan terakhir.
>
>Daniel H.T:
>Bukalah mata Anda, lihatlah dunia nyata. Bahwa semua agama
>menentang
>kekerasan. Tdk ada agama yg mengajar umatnya mencuri, merampok,
>apalagi
>membunuh sesama. Kalau pun kmd ada org yg kebetulan beragama (apa
>saja),
>bertindak jahat, bukan berarti agamnya yg tdk benar, atau bukan
>berarti
>semua org beragama itu tdk benar. Yg tidak benar adalah orangnya,
>bukan
>agamanya.
>
>��:
>Persoalannya adalah mungkinkah kia melihat parto of the solution
>dibedakan dari part of the problem?
Kenapa tidak?
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!