He... he... Bung Martin koq serius amat sih..... kayak lagi 1 hari
ber net ria.
Take it easy Bung..........., seperti Bung Ridwan itu.
Masih ingat Milton F. dengan Free To Choose bukan?
If you need it you have to pay for it.
Do we have to pay for the things we don't need it?
Let's us make the duscussion be more productive.
Kita tunggu Bung Yap untuk memberi comment.
br.
----- Original Message -----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 30 January 2000 22:45
Subject: Re: Re[2]: [Kuli Tinta] Konflik Maluku: SARA?
Bung, tapi aku nanya-nya serius lho.., bukan dengan "maksud
tertentu". Dalam
"kehidupan nyata" (bukan di dunia maya ini), banyak banget yang
kayak gitu.
Aku kadang2 sampai cape jawab, tapi dia tetap pada kesimpulannya
sendiri.
Terus aku pikir2, ngapain juga gue jawabin kalau ujung2nya pasti
kayak gitu
lagi. Nah, sebagai yang saya anggap orang bijak, saya minta
pendapat anda.
Beneran nih... Problemnya; kalau nggak dijawab, dia bakalan "tidak
pernah
tahu/mendengar" ttg sesuatu yang kita anggap benar, tapi kalau
dijawab, ya
itu tadi, ujung2nya dia tetap pada kesimpulannya sendiri. Nah,
gimana kalau
dengan orang spt itu?
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!