-----Original Message-----
From: Marto Blantik [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, February 02, 2000 7:33 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] amien lagi
MB:
Anda ini lucu, contoh gajah dan orang buta ini khan juga simplistik.
FI:
Hehe, iya semakin lucu ;).
Contoh itu adalah usaha saya menyamakan 'impedansi' dgn cara berpikir Anda,
lho.
Misalnya dgn analogi & hiperbolisme spt "AR sbg Ken Arok", "AR sbg kupu2 &
kepompong".
Habis, tanpa visualisasi kayak gitu spt-nya nggak nyambung2.
MB:
Wahai para komentator AR anda-anda semua itu orang buta. Jangan komentari AR
jangan kritik AR. AR maha Besar dan Agung untuk dikomentari dan dikritik.
Biarkan dia di Singgasananya dengan segala tingkah polahnya. Anda cuma boleh
liat saja dan ngempet.
FI:
Mas MBr (whatever), did I say that?
Lihatlah siapa yg nggak bisa lepas dari cara pikir oversimplifikasi dan
hiperbolisme.
Ngulangin point saya lagi: masalah kolektif utama kita sebenarnya bukan
terletak di peristiwa2 (pembantaian, kerusuhan, pembakaran, kebangkrutan),
tapi pada cara kita berpikir dan menyikapi peristiwa2 itu.
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!