-----Original Message-----
From: Ferli Iskandar 
Sent: Monday, January 31, 2000 8:31 PM
To: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: RE: [Kuli Tinta] amien lagi


Mungkin akan lebih tepat kalau saya menggambarkan keterkaitan istilah2 itu
dgn diagram Venn, di mana ada bagian2 istilah (interpretasi, persepsi,
intuisi, sense, dll) yg saling beririsan, dan/atau tercakup dalam, dan/atau
melingkupi, bagian istilah/konsep yg lain. Diagram Venn itu juga mestinya
nggak dibatasi garis satu dimensi, tapi lebih mirip persamaan gelombang
untuk lintasan elektron yg kalau divisualisasikan mirip awan2. Selanjutnya
kita perlu juga belajar konsep fuzzy set, tapi yg ini saya juga nggak gitu
ngerti.

Ini serius, saya bukan mau mempersulit. Tapi kalau kita mau betul2 eksak,
spt itulah situasinya.
Mungkin (masih "mungkin" juga.)

Soal definisi. Pada dasarnya (ada yg lebih baku drpd 'dasarnya'?) definisi
adalah penggambaran keterkaitan dan hubungan antara satu konsep dgn berbagai
konsep lainnya, atau dgn konsep itu sendiri (self-recursive definition).
Konteks suatu konsep sesungguhnya tidak terhingga, karena itu mustahil utk
membuat suatu definisi yg 'self-contained' dan 'all-inclusive'.

Semoga lebih tidak memperjelas :).

-----Original Message-----
From: �� [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, January 25, 2000 3:24 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] amien lagi


From: Ferli Iskandar <[EMAIL PROTECTED]>

istilah interpretasi melibatkan proses kognitif yg lebih aktif dan kompleks
daripada persepsi. persepsi biasanya dikaitkan dgn aktivitas sensorik spt
panca indera, yg sifatnya instant dan non-kontekstual, sementara
interpretasi melibatkan pengalaman dan berbagai 'neuro-programming' yg
dialami si interpretor.

��:
Mas Ferli, apakah tidak ada pemahaman baku mengenai persepsi selain dengan
"biasanya"?
Kalau persepsi biasanya dikaitkan dgn aktivitas sensorik spt panca indera,
yg sifatnya instant dan non-kontekstual maka apa bedanya dengan sense? Kalau
interpretasi melibatkan pengalaman dan berbagai 'neuro-programming' yg
dialami si interpretor maka dimana bedanya dengan intuition?

FI:
dlm kasus ini, memang lebih tepat untuk menggunakan istilah interpretasi,
ketimbang persepsi (thd individu).

��:
Apakah Pencandraan kita terhadap AR adalah sebuah interpretasi (thd
individu)? Apanya yang diinterpretasi dari individu itu?

FI:
semoga memperjelas.

��:
Masih ingin belajar lagi agar lebih jelas.

-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke