----- Original Message -----
From: "Ferli Iskandar"
<[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
>
> In itself, semua interpretasi ttg
gajah itu "benar" karena berdasarkan
> "fakta". Jadi kalau antar para orang
buta itu saling berdebat, nggak akan
> ada ketemunya. Kita, para pengamat AR
yg "pintar" ini, hanyalah sekelompok
> orang buta di depan gajah besar.
>
> "AR itu partisan", "AR itu kancil
licik", "AR itu pengkhianat", "AR itu
> vampire politik", adalah pengamatan2
simplistik. Mungkin tidak salah, tapi
> simplistik. Saya akan menjadi ikut2an
simplistik bila hanya berusaha
> 'membuktikan' bahwa "AR itu bukan
kancil licik", dst.
Anda ini lucu, contoh gajah dan orang
buta ini khan juga simplistik. Wahai
para komentator AR anda-anda semua itu
orang buta. Jangan komentari AR jangan
kritik AR. AR maha Besar dan Agung untuk
dikomentari dan dikritik. Biarkan dia di
Singgasananya dengan segala tingkah
polahnya. Anda cuma boleh liat saja dan
ngempet.
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!