----- Original Message -----
From: reijkman karrountel <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, August 06, 2000 11:23 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Nasib bangsa


>
> On Sat, 5 Aug 2000 22:37:07 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> >  Juga salah besar, kalau nasib bangsa ini diserahkan kpd org2 di DPR/MPR
> yg
> >  namanya saja sbg wakil rakyat, tetapi kenyataannya dlm praktek hanya
> >  mewakili partai dan golongan mereka tokh.
> >
> >  ----- Original Message -----
>
> ----------------------------------------
>
> Sayang, jika segenap rakyat berbondong-bondong 'mengepung' Senayan,
dibilang
> sebagai 'praktek-praktek politik preman yang mengandalkan kekerasan dan
> kekuatan kelompok'. Padahal, kalau ada apa-apanya, yang disebabkan oleh
> sikap yang tak bertanggungjawab di kalangan anggota DPR/MPR tersebut,
semua
> warga bangsa yang harus mencuci piringnya.
>
> Preman atau tak-preman, mari kita takut-takuti 'wakil' rakyat tersebut,
> untuk tak seenak-udelnya, dengan mendatangi Senayan. Tanda-tanda mereka
akan
> berbuat tak senonoh buat nasib bangsa ini sudah kelihatan. Kapan lagi ?
>
>
>

Preman, tdk hrs adalah org2 kasar yg suka melakukan kejahatan. Tdk hrs org
yg berbadan kekar, bermuka sangar, suka memukul, menganiaya, atau bahkan
membunuh org lain.

Preman politik bisa juga berasal dari org2 yg bertampang necis, parlente,
dan intelektual. Meraka yg menyalahgunakan inteletualitasnya u/ kepentingan
pribadi dan/atau golongan. Org seperti inilah yg banyak terdapat dlm dunia
politik Indonesia. Justru org2 seperti inilah yg jauh lbh berbahaya drpd
preman yg kita pahami sehari-hari, yg saya sebutkan di atas. "Org pintar,
tetapi menggunakan kepintarannya itu u/ kejahatan (politik) jauh lbh
berbahaya. Krn dng kadar intelektual yg dimiliki, dia akan dng pintar
membuat kamuflase2 politik u/ memperdayai publik. Untuk mendukung
kepentiungannya sendiri. Tanpa sadar banyak rakyat akan terpedayai u/
mendukung kepentingan politik lewat berbagai manuver yg mengatasnamakan
rakyat dan reformasi. Org yg tdk jeli, pun akan terperdaya. Kesadaran akan
datang terlambat, setelah semua kerusakan sistem politik itu telah terjadi.
Kepentingan negara dan rakyat dikorbankan u/ kepentingan golongan.




->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke