--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Apakah selama berabad-abad ke depan setiap pergantian generasi
> kita harus menghabisakan enerji dan biaya untuk membahas hal yang
> sama? Kapan kita akan mulai menapak maju setelah kemerdekaan kalau
> kita sendiri masih mempermasalahkan bentuk kemerdekaan yang telah
> kita sepakati itu?
Kita tampaknya akan mengulanginya terus, karena tidak ada hasrat yang tegas untuk
memutuskan mata
rantai siklus ini. Apa yang seharusnya sudah masa lampau dan menjadi pelajaran
berharga untuk
mengembangkan wawasan, ternyata sekarang diulangi lagi, dengan wawasan yang lebih
sempit. Aku jadi
semakin yakin bahwa yang dibutuhkan oleh bangsa ini bukan hanya sekedar REFORMASI,
karena makna
dari reformasi hanyalah perbaikan dari suatu kesalahan, (to form again, the
improvement of what is
wrong, corrupt, or unsatisfactory) tanpa kesadaran yang mendalam kenapa sampai terjadi
kesalahan.
Amandemen UUD45, hanya sekedar poles sana-sini. Yang dibutuhkan oleh bangsa ini
kupikir adalah
TRANSFORMASI, jadi perubahan bentuk, cara/pola berpikir. Sayang ada sesuatu yang inert
di dalam
tubuh bangsa ini yang sukar sekali menerima sesuatu yang baru. Kalaupun ada hanyalah
pernik-pernik
luar saja. Sekarang para elite/priyayi tinggi sedang sibuk bagaimana agar kemuliaan
yang dinikmati
jaman orde lalu tidak hilang muspra di ST MPR, rakyat bawah mikirnya ya masih seperti
dulu-dulu
juga (lihat : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0008/07/UTAMA/loko01.htm) yang bilang
"Pokoknya,
asalkan kondisi aman, harga kebutuhan sehari-hari murah, bagi kami itu sudah cukup," .
Tapi mereka
tidak pernah berpikir bagaimana meraih semua itu, atau berpikir bagaimana menghindari
agar tidak
terjadi lagi apa yang sekarang dialami. Begitu juga dengan pemikiran baru (yang
sebenarnya tidak
baru sama sekali) federasi misalnya, itu adalah dirty word yang harus dihindari,
seperti penyakit
menular, sehingga musti disembunyikan dalam otonomi luas, dan sekarang mulai jalan,
antara lain
BPD/Badan Perwakilan Desa. Ingat begini ini aku jadi ngakak sendiri...Bangsa yang penuh
kontradiksi, penuh tarik-menarik, tolak-menolak, tetapi sekaligus juga bangsa yang
mengibakan.
agussssssss
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail � Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!