----- Original Message -----
From: Agus Satrio <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 09 Nopember 2000 13:49
Subject: Re: [Kuli Tinta] politik kanak-kanak-I
>
> --- "M. Mashuri Alif" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Karena politik kita dewasa ini melupakan hal-hal
> > yang lebih substansial. Penekanan selalu dititik
> > beratkan pada demagogi dan propaganda
> > layaknya iklan yang dilahap mentah-mentah
> > oleh media massa yang memang makanannya.
>
> Saya pikir politisi yang disebut 'kanak-kanak' itu tidak akan 'hiperaktif'
bila pers mampu
> 'mengunyah' makanan dengan baik dan tidak main telan mentah saja. Terlepas
dari sikap politisi
> yang 'norak, hiperaktif, dan clemang-clemong' tersebut, yang saya lihat
justru pers yang selama
> ini terjebak hanya mengejar keuntungan bisnis semata. Tidak ada filter
atau 'kunyahan' memadai
> dari pers. Apakah itu tai kerbo atau sampah, bila itu keluar dari para
politisi, pers langsung
> saja memuat jadi headline, halaman depan. Kupikir pers kita (tidak semua
tentunya) sudah mulai
> kehilangan sifat mendidiknya, opini yang membangun tidak terbentuk, yang
banyak isinya cuma
> propaganda, provokasi, rumor ataupun isu. Hilangnya sifat itu, juga
berperanan besar bila nanti
> sampai terjadi gesekan hebat di bawah, disini pers harus ikut memikul
tanggung jawab secara moral.
>
oke sajalah,
tunggu tulisan kedua tentang sedikit gambaran
atas pertemuan tiga orang editor media masa,
Tempo, Republika, dan Antara yang dimoderatori
oleh pemred Tempo yang juga mengadiri juru
bicara Gusdur Wlwt
MMA
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!