--- "M. Mashuri Alif" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Karena politik kita dewasa ini melupakan hal-hal
> yang lebih substansial. Penekanan selalu dititik
> beratkan pada demagogi dan propaganda
> layaknya iklan yang dilahap mentah-mentah
> oleh media massa yang memang makanannya.
Saya pikir politisi yang disebut 'kanak-kanak' itu tidak akan 'hiperaktif' bila pers
mampu
'mengunyah' makanan dengan baik dan tidak main telan mentah saja. Terlepas dari sikap
politisi
yang 'norak, hiperaktif, dan clemang-clemong' tersebut, yang saya lihat justru pers
yang selama
ini terjebak hanya mengejar keuntungan bisnis semata. Tidak ada filter atau 'kunyahan'
memadai
dari pers.
>>>>��:
Sangat setuju.
Beberapa orang lama seperti Rosihan Anwar pernah berbicara mengenai hal itu dan
menyebutnya sebagai hal yang harus kita lalui.
Namun, mungkin bukan hanya persoalan bisnis semata. Saya melihat, ambisi, idealisme
orang muda (apalagi lepas sarjana), dan kesadaran untuk bisa mempengaruhi masa lewat
medianya entah itu untuk kepentingan politiknya, golongannya, kelompoknya, atau bahkan
pribadinya.
Agus Satrio:
Apakah itu tai kerbo atau sampah, bila itu keluar dari para politisi, pers langsung
saja memuat jadi headline, halaman depan. Kupikir pers kita (tidak semua tentunya)
sudah mulai
kehilangan sifat mendidiknya, opini yang membangun tidak terbentuk, yang banyak isinya
cuma
propaganda, provokasi, rumor ataupun isu. Hilangnya sifat itu, juga berperanan besar
bila nanti
sampai terjadi gesekan hebat di bawah, disini pers harus ikut memikul tanggung jawab
secara moral.
Gimana nih, pak Mashuri yang redaktur pelaksana ?
>>>>��:
Setuju lagi. Pak Mashuri juga mempunyai tanggung jawab moral dan profesi.
Bahkan, saya tambahkan mas Agus, public figure atau pejabat sejak jaman Orba
sepertinya pasang posisi dan mejeng untuk dikejar Pers. Nah setelah dikerubuti oleh
Pers maka munculah bintang sinetron baru.
Jadi, bagaimana nih tangapan Pak mashuri terhadap ucapan Rosihan Anwar?
salam
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!