Wah ya refot kalau harus menyebut angka absoulutnya karena definisi keluarga Cendana 
yang melakukan KKN itu bis aluas sekali. Dari Jalur Pak Harto atau dari jalur Bu 
Tien?. 

Setelah jelas jalurnya maka pertanyaan berikutnya adalah sampai layer ke berapa 
setelah layer pertama. Apakah Eno Sigit termasuk?, ini hanya sebagai contoh betapa 
repotnya menyebut sehingga GD kesulitan ketika harus menjawab kecuali silsilah 
keluarga dan kekayaan Cendana dibuat dulu. tetapi apa mungkin?

��

----- Original Message ----- 
From: Y@p <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, November 17, 2000 7:29 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Tommy nggak perlu diburu!


Gus Dur sendiri kan sudah mengkonfirmasi. Jadi pertemuan Borobudur itu sudah
bukan rahasia lagi. Inisiatornya KH Nur Iskandar SQ, yang hadir termasuk
simbak. Secara spekulatif diberitakan GD mau menganulir hukuman kalau
Cendana menyerahkan 90% hartanya. Tapi buntu ketika ditanya 90% dari berapa.
Kenapa nggak disebut nilai absolutnya saja ya? Repot memang.
Sekarang lawakannya semakin dramatis. Seperti biasa GD bikin pernyataan
bombastis di LN, 65 pejabat/konglomerat akan diadili, Jagung dan Kapolri
dideadline harus bisa tangkap Tommy sebelum dia menginjakkan kaki di
Indonesia. Tapi nyatanya, nggak juga. Tapi bener jugalah, GD memang belum
juga menginjakkan kaki di Indonesia! Kan dia pakai sepatu, he he heee..
Makanya saya bilang, nggak usah buang energi, nggak usah harus ada korban
baru, bikin saja aturan hukuman tambahan. Itu kalau semua yang menjadi
berita belakangan ini bukan bagian dari lawakan...

salam,
yap

Success is neither magical nor mysterious.
Success is the natural consequence of consistently applying basic
fundamentals.

----- Original Message -----
From: M. Mashuri Alif <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, 11 November 2000 1:19 WIB
Subject: Re: [Kuli Tinta] Tommy nggak perlu diburu!


> yap udah baca tempo interaktif diberitakan Gus dur dan tommy bertemu di
> salah satu hotel di jakarta.
>
> Kompromi apalagi ini?
>
> mma
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Y@p <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: 10 Nopember 2000 18:26
> Subject: [Kuli Tinta] Tommy nggak perlu diburu!
>
>
> > Habis energi dan uang rakyat untuk mengejar Tommy yang main petak umpet.
> > Sudahlah, nggak usah diburu. Bikin saja aturan tentang tambahan hukuman,
> > setiap hari kelambatan masuk LP Cipinang akan dikenakan tambahan hukuman
> > sebulan, berlaku sejak Keputusan Grasi disampaikan pak Lurah waktu itu.
> Saya
> > yakin dia akan berpikir seribu kali untuk main kucing kucingan terus
> begini.
> > Kalau setahun lagi baru ketangkap, berarti hukumannya sekurangnya tambah
> 365
> > bulan.
> > Tapi untuk fairnya, aturan ini berlaku umum, bukan untuk Tommy saja.
Besar
> > kemungkinan Eddy Tanzil dan para buronan lainnya bakal cepet nongol,
> > daripada kena tambahan hukuman. Apalagi kalau tambahan hukumannya dibuat
> > progressif.
> > Bagusnya jangan berbentuk UU dulu, karena lama bikinnya. Bisa saja Fatwa
> > M.A. (berdasarkan laporan kegagalan eksekusi Kasasi), atau Dekrit
Presiden
> > (berdasarkan kegagalan eksekusi penolakan grasi) atau apalah, yang
penting
> > cepat. Baru setelah itu tenang tenang diperdebatkan di Senayan ntuk
> > dijadikan bagian dari Undang Undang Contempt of the Court, atau Contemp
of
> > Justice atau Contemp apa sajalah.
> >
> >
> > yap
> > (sorry, nyilem lagi)
> > ------------
> > Success is neither magical nor mysterious.
> > Success is the natural consequence of consistently applying basic
> > fundamentals.



>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke