On Thu, Oct 23, 2003 at 10:36:31PM +0700, H. D. Lee wrote: > terhadap semua MX servers berdasarkan urutan prioritasnya. dengan cara > ini, problem mail routing dapat disolve sama seperti pada monolithic > MTA.
setback lagi. baca lagi complain matthias kalau gitu. > dalam sebuah farm, jika load balancing diaplikasikan, maka setiap server > bertindak sebagai primary. jika farm yang dimaksud hanyalah kumpulan > dari server yang independen, maka hanya ada satu mailserver yang > berfungsi sebagai main server. selebihnya, berfungsi sebagai backup, > hanya jika main server down, alias secondary MX. sekali lagi, mailserver backup tidak harus sama dengan secondary MX. bahkan mail domain yang hanya memiliki 1 MX RR, dia bisa memiliki 100 backup. > ini tidak membuat qmail mempunyai bug. selebihnya, nilai setiap > benchmark dengan jeli. memangnya saya bilang bug? qmail pakai 3 file untuk reliabilitas. OK. dan saya bilang: postfix cukup 1 file dengan reliabilitas yang sama (note: bounce handler postfix lebih reliabel dari qmail), plus dengan efisiensi 3x lebih baik. > maksud Anda, di dalam milis linux-admin, setiap hal yang disebutkan > tanpa embel-embel, dapat diasumsikan linux? saya tidak setuju, terserah. tapi percayalah, 'defaultnya' gitu :-) > itulah yang saya protes. we're using the same jargon. saya menggunakan > istilah itu untuk umum, di mana sebuah proses write akan dilakukan > secara sinkron untuk menjamin konsistensi dari filesystem. sekali lagi: apa yang anda maksud dengan 'sebuah proses write akan dilakukan secara sinkron' ? > dari data dan hasil yang menyimpang, ditariklah kesimpulan yang salah. > Anda tidak tau motivasi pembuat benchmark, Anda bisa saja melahap semua > datanya mentah-mentah. selama kita tahu bagaimana data dikumpulkan no problemo. kalau anda merasa data-data tsb. bohong belaka. silakan mereplikasi benchmark. kalau cara mereplikasi tidak jelas. ya sudah, buang semua tentang benchmark tersebut ke tong sampah. bahkan DJB seringkali pakai istilah ini: PROFILE DON'T SPECULATE! menginterpretasi motivasi orang itu sarat spekulasi. > > itu meminimalkan risiko. anda akan paham kalau anda bekerja > > untuk ISP. 1000 per menit itu kira-kira 16 msgs/s. kemungkinan > > sekali lagi Anda mengasumsi tentang latar belakang saya. pada prinsipnya saya tidak perduli. tapi ketersediaan service untuk penyedia layanan itu penting, setidaknya mengurangi biaya untuk support dlsb. tidak perlu jadi karyawan ISP, anda bisa membayangkan sendiri. jadi, kalau anda punya data real yang mendukung untuk mematahkan argumen saya silakan ditampilkan. > jangan salah paham, saya juga akan mengambil pendekatan seperti Anda. > tapi pernyataan bahwa patch ini useless, tidak valid. arsip mailing list > qmail membuktikan untuk Anda. kalau sudah ditangani oleh lebih dari satu mesin, maka patch tsb. otomatis tidak berguna. itu yang saya bilang. > Anda sepertinya tidak mengerti fungsi dari "red." he..he.. terima kasih (kamsiah, red) :-) Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

