On Tue, Oct 14, 2003 at 11:04:15PM +0700, H. D. Lee wrote: > Jangan memaksakan seorang mengupdate dokumentasi, seandainya hal itu > tidak diakui sebagai bugs, karena memang dari awal desainnya mengalihkan > tanggungjawab ke non built-in methods, yaitu metode eksternal. kenapa anda tidak melihat sendiri saja ke source qmail, kmd:
% grep -i limit * | less tidak ada keterangan bahwa qmail menyerahkan limitasi sistem pada tools lain. kalau tidak disebutkan, artinya: 'Maaf Tuan, qmail hanya untuk orang pinter'. bandingkan dengan penjelasan soal limit concurrency tcpserver, seperti yang dijelaskan pada FAQ di source qmail. seperti yang saya bilang, saya kurang tertarik dengan cara penyampaian, tetapi lebih tertarik pada apa yang disampaikan. issue perlu melakukan limitasi, baik built-in maupun via tool eksternal itu perlu. ini diakui oleh DJB. itu saja. perkara DJB menolak mengupdate dokumentasi di source, tetapi memilih mencantumkan soal ini di homepage pribadinya. Itu wewenang dan hak mutlak DJB. demikian juga dengan matthias. issue yang disampaikannya soal perlu melakukan limitasi memory sewaktu menjalankan qmail-smtpd itu benar. soal bagaimana dia menyampaikan itu bukan urusan saya, lagian saya tidak tertarik memikirkan yang begituan :-) barangkali tip dari saya: filter semua kata-kata bug, hole, security dll. kemudian baca lagi artikel matthias, kalau anda menemukan kesalahan, silakan kemukakan argumentasi anda. kenyataannya memang qmail-smtpd bisa menghabiskan memory komputer anda K A L A U pemakaian memory tidak dibatasi dengan setrlimit(2). Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

