On 2003.10.14_14:50:44_+0000, adi wrote:
> sebenarnya yang diminta adalah: kalau kesalahan ada
> di dokumentasi, perbaiki dokumentasinya.

sekali lagi:
menurut DJB system resource limit adalah tugas dari admin yang baik,
caranya dengan menjalankan softlimit untuk melimitasi memory yang dapat
dipakai oleh qmail.
menurut WV, resource limit adalah tugas dari program yang menjalankan,
sehingga admin tidak perlu lagi pusing-pusing.

MA menginginkan DJB mengikuti cara Postfix. Ini jelas sekali, dikatakan
bahwa DJB tidak pernah membayar $500 sebagai hadiah menemukan bug kepada
WV.

Desain DJB adalah simplicity, karena menurutnya resource limit yang
built-in di satu program, akan menimbulkan masalah. terbukti Postfix
pernah kecolongan sekali.

Jangan memaksakan seorang mengupdate dokumentasi, seandainya hal itu
tidak diakui sebagai bugs, karena memang dari awal desainnya mengalihkan
tanggungjawab ke non built-in methods, yaitu metode eksternal.

Saya ingin menunjukkan ini dengan hanya memberikan URL. Anda juga tidak
memberikan pendapat, hanya kesimpulan. Saya ingin memberikan kebebasan
kepada pembaca untuk menyimpulkan semuanya sendiri, dengan memberikan
bahan perbandingan. At the end, I have to point out facts.

> 'berseteru' (eh .. ada konon eric, djb dan wietse pernah
> foto bersama di satu konferensi), yang terpenting adalah

how nice.

-- 
H. D. Lee


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke