>On Wed, 1 Oct 2003, Ilhamsyah Edwar wrote:
>> Kuminitas Open Source akan bilang bahwa software yang didevelop dengan
>> cara Open Source akan lebih baik daripada yang proprietry. Karena
>> dikembangkan oleh banyak orang.
>> Kata mereka: "many heads make little bugs".
>> Tapi fakta yang saya lihat, ternyata proprietry software malah lebih
>> bagus daripada Open Source.

Kadang suatu proyek open-source tidak mempunyai "many heads"; misalnya karena proyek 
tsb hanya menarik untuk audiens yang sedikit.

Anyway, memang dari segi user-friendliness banyak software open-source yang terkesan 
sulit karena:

# Pendapat tsb disampaikan oleh pengguna OS Windows, yang telah terbiasa dengan 
interface GUI.
Namun jika sudah terbiasa, interface non-GUI sebetulnya jauh lebih powerful utk 
aplikasi server.

# Tidak banyak anggota tim proyek open-source yang memiliki kemampuan desain interface

# Dan lebih sedikit lagi anggota tim proyek open-source yang memiliki ilmu interface 
usability.

# Coding interface yang user-friendly terus terang memang sangat memakan waktu, 
seringkali coding interface bisa lebih lama daripada meng-coding core dari suatu 
program.


>> Kalo kita amati Office Suite application. Kita tahu software yang paling
>> bagus untuk aplikasi ini. Yang Open Source? Masih perlu waktu untuk
>> ngimbanginnya.

Betul, karena Office Suite yang bagus tsb sudah dari sejak dulu kala di-develop.
Yang open-source, walaupun belum lama development-nya, tapi sudah berhasil untuk 
memenuhi kebutuhan banyak user, spt saingannya yang proprietary tsb.
Jadi lebih hebat mana, bisa Anda nilai sendiri.


>> Mail Server. Mungkin ini bisa kita bilang yang open source lebih baik.
>> Tapi kalo bicara Collaboration Server Application, sekali lagi, ini
>> masih diungguli oleh Lotus Domino. Berikutnya MS Exchange Server. Untuk
>> Linux, yang saya tahu produk dari SuSE, itu pun proprietry. Yang Open
>> Source? Masih perlu perbaikan di sana sini.

Hmm... perusahaan saya pasang Lotus Domino 6 dan punya tim developernya sendiri in 
house.
Guess what? Yang dipakai cuma fasilitas email dan diary - yang juga sudah ada di 
berbagai proyek groupware open-source lainnya.

Berbagai aplikasi tidak dibuat dengan Lotus Notes akhirnya, malah message boardnya nih 
sebentar lagi akan migrasi ke phpBB, karena berbagai masalah.

Memang berbagai proyek open-source groupware kalah dari JUMLAH feature, tapi berbagai 
fitur yang ESENSIAL saya kira sudah tercover semua.


>> Bicara Database Server. Saya kira belum ada DB Server Open Source yang
>> bisa nyaingin db2 dan oracle.

Belum, tapi ingat db2 dan Oracle itu sudah ada sejak kapan? Dan programmer2 mereka 
dibayar mahal.

Sedangkan programmer2 PostgreSQL, walaupun tidak dibayar, tapi sudah bisa menghasilkan 
produk dengan kualitas yang sedemikian bagusnya dalam waktu lebih singkat.


>> Game

Tidak perlu cemas, kalau Anda tahu dimana mencarinya, banyak game yang free yang bisa 
dimainkan di OS non-Windows.


>> OS untuk Desktop. Masih lebih unggul Windows dari sisi kemudahan. Tapi
>> kalo stabilitas, memang masih bagus yang Open Source (baca: GNU/Linux).

Sudah lihat Lycoris yang baru? SuSE 8.2 ? Ximian Desktop 2 ? Mandrake 9.1 ?
Bedanya jauh sekali dengan versi-versi sebelumnya. Very nice surprise.


>> OS Server. GNU/Linux masih belum mampu mengungguli OS propietry seperti
>> UNIX, OS/400, VMS, OS/390.

Lantas kenapa IBM mau repot2 memigrasikan Linux ke mainframe-nya... tentunya karena 
ada kelebihan Linux dari OS mereka sendiri.


>> Belum lagi kita bicara software digital imaging, rendering,
>> computational, engineering. Kita kesulitan mencari yang Open Source.

tapi banyak yang bisa berjalan di OS yang open-source, jadi kalau memang perlu ya 
tidak harus kembali ke Windows.

masalahnya, berbagai software yang Anda sebut itu audiens-nya terbatas. dan 
development-nya perlu skill khusus yang lebih dari sekedar programming 
(matematika/kalkulus, fisika, dll)
sehingga walaupun sebetulnya ada berbagai proyek open-sourcenya (ref: 
http://linuxshop.ru/linuxbegin/win-lin-soft-en/#9), namun masih kesulitan untuk 
menyaingi kualitas yang propritary krn alasan2 tsb.


>> Mungkin teman2 ada yang bisa memberikan komentar? Apakah memang yang
>> proprietry lebih baik daripada Open Source?
>> Atau ada rekan2 yang bisa memberikan bukti bahwa Open Source juga lebih
>> baik daripada proprietry.

Bisa lebih baik open-source, bisa juga proprietary - tidak bisa digeneralisir.

Tapi open-source lebih etis secara moral, karena tidak membuat customer terkunci / 
terjebak dengan satu vendor.

Dan secara bisnis, open-source juga bisa lebih menguntungkan. Tergantung dari 
kreatifitas, dan implementasi dari bisnis tsb sendiri.


regards,
-HS
--
Kampanye open-source Indonesia - http://www.DariWindowsKeLinux.com
Solusi canggih, bebas ikatan, dan bebas biaya


--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke