On Wed, 1 Oct 2003, Mico Siahaan wrote:

>  Saya pikir anggapan bahwa software Open Source secara kualitas akan lebih
> baik adalah salah kaprah yang selama ini dianut oleh komunitas Open Source.
> 
> Untuk menghasilkan aplikasi yang berkualitas bukanlah masalah Open Source
> atau proprietry, namun masalah manajemen proyek pengembangan aplikasi
> tersebut. Juga bergantung motivasi para pengembang; dan saya pikir alasan
> ekonomis merupakan salah satu motif yang kuat untuk bekerja keras. Sulit
> konsentrasi dengan perut lapar, bukan? :)
> 
> Aplikasi yang bagus dihasilkan oleh tim yang bervisi kuat, kompak dan bagus
> dalam mengelola sumber daya intelektualnya.
> 
> -mico-

Saya setuju. Tidak ada hubungan antara Open Source - Propietary dengan 
kualitas. Walaupun proyek propietary tersebut dikerjakan oleh 100 orang 
jenius, kalau memang pengerjaannya enggak serius, gimana mau berkualitas.

Mengenai software yang ada lihat dulu waktu evolusi software tsb. 
Microsoft word itu telah ada sejak tahun berapa yah. Kalo gak salah dulu 
itu niru WordPerfect kan. Sedangkan OpenOffice baru ada sejak kapan? Dalam 
jangka waktu tsb, mana yang paling pesat perkembangannya? Anda bisa 
melihat sendiri.

> -------Original Message-------
>  
> On Wed, 1 Oct 2003, Ilhamsyah Edwar wrote:
>  
> > Dear All,
> > Sebelumnya mohon maaf kalo keluar dari topik milis ini dan pernah dibahas.
> > 
> > Kuminitas Open Source akan bilang bahwa software yang didevelop dengan 
> > cara Open Source akan lebih baik daripada yang proprietry. Karena 
> > dikembangkan oleh banyak orang.
> > Kata mereka: "many heads make litlle bugs".
> > Tapi fakta yang saya lihat, ternyata proprietry software malah lebih 
> > bagus daripada Open Source.
> > 
> > Kalo kita amati Office Suite application. Kita tahu software yang paling 
> > bagus untuk aplikasi ini. Yang Open Source? Masih perlu waktu untuk 
> > ngimbanginnya.
> > 
> > IDE Debugger. Sekali lagi, yang propietry masih lebih bagus untuk semua 
> > computer language.
> > 
> > Mail Server. Mungkin ini bisa kita bilang yang open source lebih baik. 
> > Tapi kalo bicara Collaboration Server Application, sekali lagi, ini 
> > masih diungguli oleh Lotus Domino. Berikutnya MS Exchange Server. Untuk 
> > Linux, yang saya tahu produk dari SuSE, itu pun proprietry. Yang Open 
> > Source? Masih perlu perbaikan di sana sini.
> > 
> > Bicara Database Server. Saya kira belum ada DB Server Open Source yang 
> > bisa nyaingin db2 dan oracle.
> > 
> > Game. Sudah jelas.
> > 
> > Web Server. Untunglah yang satu ini secara mutlak dikuasai oleh Open 
> > Source dengan Apache-nya.
> > 
> > OS untuk Desktop. Masih lebih unggul Windows dari sisi kemudahan. Tapi 
> > kalo stabilitas, memang masih bagus yang Open Source (baca: GNU/Linux).
> > 
> > OS Server. GNU/Linux masih belum mampu mengungguli OS propietry seperti 
> > UNIX, OS/400, VMS, OS/390.
> > 
> > Belum lagi kita bicara software digital imaging, rendering, 
> > computational, engineering. Kita kesulitan mencari yang Open Source.
> > 
> > Mungkin teman2 ada yang bisa memberikan komentar? Apakah memang yang 
> > proprietry lebih baik daripada Open Source?
> > Atau ada rekan2 yang bisa memberikan bukti bahwa Open Source juga lebih 
> > baik daripada proprietry.
> > 
> > Terima Kasih
> > Ilham


--
Donny Kurnia  --  13500021
Software Engineering Laboratory
Department of Informatics
Bandung Institute of Technology


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke