Nah saya mau bicara dari sisi bisnis. Bung Harry menuliskan bahwa secara bisnis, Open Source bisa juga lebih menguntungkan, bergantung kreativitas.
Nah, terus terang saya masih bingung bagaimana membangun bisnis di atas landasan Open Source. Contohnya: saat ini kami memiliki cita-cita dan sedang mengembangkan aplikasi ERP untuk perusahaan menengah. Saat ini kami terbentur masalah: dana dan sumber daya manusia. Dana kami terbatas, namun tidak manusiawi rasanya jika programmer kami harus kerja rodi tanpa upah yang memadai. Di sisi lain: sulit untuk mencari klien yang mau membeli produk kami dengan harga 'lumayan' apalagi jika calon klien tahu bahwa aplikasi dibangun atas dasar aplikasi Open Source yang bagi mereka identik dengan 'gratis' dan murah' Jadi, bagaimana saran teman-teman semua? -mico- -------Original Message------- From: [EMAIL PROTECTED] Date: Wednesday, October 01, 2003 3:51:50 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [linux-aktivis] Re: [linux-setup] Kualitas SW Open Source dan Proprietry Bisa lebih baik open-source, bisa juga proprietary - tidak bisa digeneralisir. Tapi open-source lebih etis secara moral, karena tidak membuat customer terkunci / terjebak dengan satu vendor. Dan secara bisnis, open-source juga bisa lebih menguntungkan. Tergantung dari kreatifitas, dan implementasi dari bisnis tsb sendiri. regards, -HS -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

