On Mon, 24 May 2004, Akbar wrote:
> > Bisa repot langsung dimasukin semua. Ini yang dimaksud konsistensi. Dan
> > untuk menjaga itu butuh tool.
> saya memang tidak pernah ikut proyek terjemahan. Dan, maaf, apakah untuk
> setip bahasa mesti dibuat tool.....? bukankah di projek terjemahan KDE
> atau Gnome, sudah ada toolnya? Setahu saya cukup banyak bahasa yang
> sudah diterjemahkan..... berarti sebelumnya mereka sudah membuat tool.
> Kenapa tidak ambil toolnya dari sana? Atau saya melewatkan sesuatu?
Sebagai pengetahuan latar belakang bisa dibaca proses penerjemahan yg
harus dilakukan
http://wiryana.pandu.org/Editorial/read.php?id=terjemahan.html
Tool yg sering digunakna utk penerjemahan adalah editor "po" (ini salah
satunya, misal kbabel). Bisa juga dimanfaatkan program seperti OmegaT
(memory-based translator).
Utk informasi tambahan bisa dilihat
http://wiryana.pandu.org/Next-WINBI/
IMW
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php