fade2blac wrote:

Mungkin bisa ambil peran koordinator. Punya wewenang koordinasi tapi
tidak punya wewenang administrasi. Agak menjemukan dan ribet, tapi
biasanya hal-hal seperti kejelasan administratif diperlukan, terutama
jika sudah berkaitan dengan dana.

Ya, memang seperti itu yang telah berjalan.
Misal di ILC 2007, YPLI secara administrasi sebagai
koordinator KPLI Meeting, sehingga semua biaya dibayarkan
oleh sponsor ke YPLI, lalu YPLI mSaya lihateneruskan ke panitia.
Laporan keuangan dibuat panitia atas nama YPLI, dsb.
Koordinasi lainnya adalah mendorong tiap kota ada KPLI,
membangunkan KPLI yang tidur/mati, dll.


Kalau tidak salah, dulu pak Ibam yang mengusulkan YPLI sebagai payung,
misalnya mampu memayungi vlsm.org, KPLI dll. Saya tidak ingat apakah ini
juga dituangkan dalam AD/ART yayasan.

"Payung" tidak ada di anggaran dasar, hanya ada di program kerja.
Kegiatan telah dan sedang berjalan yg tertulis di anggaran dasar:
pengembangan software (BlankOn, Nusantara),
sertifikasi (masih partnership dg LSP-Telematika, BNSP, BPPT?),
edukasi, dokumentasi, dan advokasi Linux ke berbagai bidang
(bisnis, pendidikan, pemerintahan, dll.)

Rus

--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke