Bung Moderator...
  Supaya adil, loloskan juga postingan saya ini.
   
  Saya juga bisa berbicara tentang poligami Mas Ade Armando dengan mengambil 
hikmah kehidupan binatang. 
   
  Untuk Mas Ade, saya sarankan jangan samakan Christoper dengan anjing. 
Menurutku, Christopher lebih layak disamakan dengan monyet Yaki. Anda tahu 
monyet Yaki? Itu adalah sebuah komunitas monyet yang hidup di salah satu 
pedalaman rimba di Sulawesi. Kalau malam mereka naik ke pohon-pohon, saat pagi 
hingga sore mereka turun ke tanah mencari makan. 
   
  Salah satu perilaku yang menarik dari kelompok Monyet Yaki ini adalah dalam 
soal hak dan kewajiban si pemimpin monyet. Monyet yang berperan sebagai leader 
ini punya kewajiban sebagai pelindung, penjaga, pengayom, pembela monyet-monyet 
yang jadi anggota kelompoknya yang terdiri dari monyet2 betina dan monyet 
anak-anak, serta monyet pejantan dan mungkin monyet yang sudah tua renta dari 
ancaman dalam maupun luar kelompoknya. 
   
  Sebagai imbalannya, monyet leader ini punya hak mengawini semua monyet betina 
yang sudah layak dikawini. Terserah dia mau pilih yang mana yang disukai. 
Sementara itu monyet pejantan lain yang hanya berstatus anggota kelompok, harus 
puas hanya dengan satu pasangan. Kalau ingin merebut hak yang dimiliki 
pimpinan, dia harus mampu mengalahkan si monyet leader. Dia harus berani 
bertempur mengadu nyawa atau terusir dari kelompoknya. 
   
  Nah, kalau Christoper lalu merenung-renung dan berkesimpulan bahwa Ade 
Armando juga adalah monyet, lantaran kekuatan seksualnya yang--bisa 
jadi--melebihi Christoper yang harus puas dengan satu wanita, ya so what gitu 
looh?  Tapi harus diingat, jika merujuk pada perilaku monyet Yaki, maka 
Christoper adalah monyet yang kemampuannya pas-pasan, alias the looser 
monkey.... 
   
  Sementara Mas Ade adalah monyet yang punya kemampuan leadership yang layak 
diapresiasi secara positif. Dan memang, Mas Ade selama ini boleh dibilang punya 
citra yang baik di masyarakat. Tulisan-tulisannya punya bobot serta bisa 
mempengaruhi perilaku orang. Saya belum pernah dengar, Mas Ade tukang main 
perempuan. Begitu dia main sama perempuan lain---selain mbak Nina tentunya--- 
perempuan itu adalah istri keduanya, yang sah dia gauli....yang akan mendapat 
pahala jika dia 'campuri' , dia 'gauli', dia 'intimi'....
   
  Dan saya memaknai kehadiran Citra dalam kehidupan Mas Ade adalah sebagai 
hadiah dari Tuhan atas prestasinya berperan dalam dunia fana ini. Mas Ade 
sendiri menyebut poligaminya sebagai takdir. Jadi itu sangat terkait dengan 
keyakinan Mas Ade tentang campur tangan Tuhan, yang tidak bisa diganggu-gugat. 
   
  Jadi apa yang salah dengan poligami Mas Ade? Apa karena poligaminya sama 
cewek cantik? Yang namanya laki-laki kalau mau nikah (apakah nikah pertama, 
kedua, ketiga, atau keempat) biasanya yang jadi kriteria utamanya adalah karena 
kecantikannya. Dan itu sah-sah saja bukan? Apa ada aturan yang mengharamkan 
menikah dengan wanita karena kecantikannya? Gak ada!!
   
  Emangnya ada laki-laki normal kayak Christoper atau Mas Ade atau saya nikah 
dengan wanita yang giginya 'mrongos'  alias tonggos, matanya juling dan 
berbibir sumbing? Ya mikir-mikir dulu kecuali kalau dia janda tua kaya raya 
yang sudah divonis dokter tiga bulan lagi tewas karena kanker payudara....atau 
kecuali dia adalah sosok perempuan yang sangat cerdas, soleh dan baik hati...
   
  Saudara Christoper sebaiknya berhenti menulis kata-kata yang kurang membangun 
hubungan persaudaraan menuju arah yang positif. Semakin Anda mengirim tulisan 
nggak bermutu, semakin orang tahu seberapa tinggi mutu Anda sebagai manusia. 
   
  Lama-lama orang sepakat, Christoper memang hanya layak jadi monyet Yaki yang 
tidak punya hak mengawini banyak betina. Alias the looser Yaki....:) :) 
   
  Wassalam,
  ApikoJM
  

Christopher Nommensen <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Dear Moderator... 
   
  Mohon loloskan email saya ini..
  karena pernyataan saya bersifat ilmiah, bukan emosional  :-)
   
  Bung Ade menyatakan saya adalah anjing....
  Mmm.... itu berarti adapersamaan antara saya dan anjing...
  Mmm... saya berpikir.. apa persamaan saya dan anjing...  :-)
   
  Setelah melalui perenungan... 
  Saya menemukan jawabannya...
   
  Ternyata Bung Ade lah yang sama dengan anjing...
  Sama-sama suka memasukkan penisnya ke lebih dari satu pasangan
   
  :-)
   
  Salam Kesegaran
  

Kirim email ke