MENCARI MAS KAWIN SESUAI DENGAN NAMA PASANGAN
   
  Suatu hari, Budi  bertanya pada Agus, sahabatnya yg sbentar lagi akan menikah 
dengan neng Ani.
  Budi : Kamu kok lesu ? bentar lagi kan kamu mau nikah ?"
  Agus : Aku bingung mencari mas kawin nya euy.."
  Budi : Ahh, itu, kasih saja alat2 kecantikan"
  Agus : Bukan itu masalahnya, dia menginginkan mas kawin yg sesuai dengan 
namanya"
  Budi : Lho emang nama lengkap nya Ani siapa sih?"
  Agus : Intan Permata Ani Berlian"
   
  

marthajan04 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  makanya mas Miftah, saya bilang juga hapuskan saja mas kawin itu.
Supaya sama2 tidak berat. Bukankah banyak juga lelaki yang kesulitan
melamar wanita karena tidak sanggup menyediakan mas kawin?

Nah nanti kalau sang mertua jengkel karena merasa sudah diperas,
siapa yang akan jadi luapan kemarahan itu? tentu sang menantu
perempuan bukan? maka jadilah adanya perbudakan dalam keluarga.

mj

------------------------

--- In [email protected], "Miftah Surur" wrote:
>
> wah repot, nanti kalu dibebankan ke perempuan, dibilang penindasan 
lagi terhadap perempuan....

> Tapi begini, tradisi mas kawin seperti itu perlu dilihat dalam 
konteks hubungan laki-laki dan perempuan di tanah Arab yang memang 
tidak seimbang - atau dalam bahasa anak sekolahan disebut sangat 
patriarkhal. itulah mengapa laki-laki mendapat posisi yang lebih 
dibanding perempuan. Meskipun akhir-akhir muncul pemikiran baru dari 
beberapa pemikir Islam komtemporer untuk memberikan kewajiban yang 
sama bagi perempuan untuk memberi mas kawin, tapi gagasan ini belum 
popular
-----------------------------------------------------


Web:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Klik: 

http://mediacare.blogspot.com

atau

www.mediacare.biz

====================
Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links





       
---------------------------------
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.

Kirim email ke